SATUMEDIA.ID – Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB melakukan pengecekan proyek perbaikan jalan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di wilayah selatan, Selasa (2/9/2025).
Rombongan Komisi III dipimpin Pither Tjuandys, serta hadir beberapa anggota, antara lain Ayi Sudrajat, Hely Narni, Apendi Supriadi, Ade Wawan, Novia Lisnawati.
Sementara dari Dinas PUTR, ikut mengecek ke lapangan Kepala Dinas PUTR KBB Mochamad Ridwan, Sekretaris Dinas PUTR Aan Sopian.
Beberapa ruas jalan yang dicek, antara lain perbaikan perbaikan Longsoran Jalan Cililin – Sindangkerta, rekonstruksi jalan Rongga – Cicadas, rekonstruksi Jalan Rongga – Cipari,
perbaikan badan Jalan dan longsoran Jalan Sindangkerta-Celak, serta ruas jalan lainnya.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk mengecek progres perbaikan sejumlah ruas jalan yang terdampak bencana alam. Ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan yang melekat. Dalam peninjauan ini, kami sengaja hadirkan kepala dinas dan jajarannya untuk menjelaskan secara detail,” kata Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys.
Berdasarkan penjelasan Dinas PUTR, lanjut Pither, untuk progres perbaikan Jalan Cililin Sindangkerta baru mencapai sekitar 43 persen dan ditargetkan rampung pada Oktober 2025.
“Dari hasil pengamatan kami tadi di lapangan, dan penjelasan Dinas PUTR progresnya on the track. Sesuai kontrak kerja beres Oktober 2025 ini,” ujarnya.
Khusus pengerjaan perbaikan Jalan Cililin-Sindangkerta, Pither meminta pelaksana dan konsultan untuk berkomunikasi dengan pemilik rumah yang posisinya berada di samping proyek perbaikan ruas jalan Cililin-Sindangkerta.
“Saya sampaikan kepada pelaksana dan konsultan supaya menjalin komunikasi dengan pemilik rumah ketika perbaikan ini selesai, mereka juga dibantu agar dilakukan penguatan lagi. Dengan begitu, tidak ada lagi permasalahan yang dikeluhkan warga meski hanya satu kepala keluarga. Sehingga, jalan bisa dilalui oleh masyarakat dengan aman dan nyaman,” tandasnya.
Politisi Partai Demokrat ini menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bandung Barat yang merespon cepat keluhan masyarakat soal jalan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Sekda dan Kepala Dinas PUTR yang bergerak cepat melakukan perbaikan. Saya mengapresiasi langkah cepat pemerintah ini,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas PUTR, Mochamad Ridwan mengungkapkan, kerusakan jalan akibat bencana terjadi pada Desember 2024. Sehingga perbaikan baru masuk anggaran pada 2025.
“Perbaikan jalan ini, seluruhnya dibiayai dari APBD KBB. Sesuai jadwal, perbaikan ruas jalan yang rusak terdampak bencana alam dijadwalkan beres 20 Oktober tahun ini. Insya Allah beres lima hari sebelum habis masa kontrak,” tandasnya.
Ia mengapresiasi pengawasan dan pengawalan dari legislatif, khususnya Komisi III. Pasalnya, bisa menjadj pressure bagi pihak konsultan maupun pelaksana agar bisa mempertahankan sisi kualitas dan kuantitas pekerjaannya.
“Kami menyambut positif fungsi pengawasan yang dilakukan Komisi III ini,” kata Ridwan.*
Anggaran Perbaikan Jalan Terdampak Bencana:
1. Perbaikan Longsoran Jalan Cililin – Sindangkerta Rp.1.289.555.995.
2. Rekonstruksi jalan Rongga – Cicadas Rp.2.376.106.839.
3. Rekonstruksi Jalan Rongga – Cipari Rp.3.194.574.635.
4. Perbaikan Badan Jl. dan Longsoran Jln. Sindangkerta-Celak Rp.3.761.133.423.*






