Proyek Gedung DPRD KBB Dilanjutkan, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar di APBD Perubahan 2024

Gedung DPRD KBB di Jalan Raya Padalarang - Cisarua, Kecamatan Ngamprah.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat akan kembali melanjutkan proyek pembangunan gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB). Rencananya akan disiapkan anggaran Rp11 miliar di APBD Perubahan 2024.

“Anggaran itu digunakan antara lain untuk pembangunan pipa air bersih, jalan atau areal parkir, taman, pos jaga,  juga penahan air,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Mochamad Ridwan saat dihubungi Rabu (14/8/2024).

Namun, lanjut Ridwan, pihaknya masih harus mengkaji terlebih dahulu soal besaran anggaran. Dirinya khawatir jika
digelontorkan Rp11 miliar pekerjaan yang dibiayai dari anggaran itu tak akan bisa diselesaikan.

“Anggaran perubahan itukan waktunya sangat pendek. Makanya perlu saya kaji lagi besaran anggaran Rp11 miliar tersebut. Mungkin akan dikurangi, hanya untuk membiayai kebutuhan yang paling mendesak saja,” tuturnya.

Ia menyebut kebutuhan paling mendesak antara lain sarana dan prasarana air bersih, jalan di halaman gedung DPRD dan pos jaga. Khusus air bersih akan memanfaatkan sumber air dari Perumda Air Minum Tirta Wibawa Mukti KBB.

“Kebetulan di seberang jalan ada jalur pipa air bersih milik Perumda. Nanti akan kita sambungkan pipa ke gedung DPRD KBB, karena lokasi pipanya berada di seberang jalan, sebelumnya kami akan koordinasi terlebih dahulu dengan provinsi. Kami akan meminta izin untuk melakukan penggalian mengingat Jalan Raya Padalarang – Cisarua merupakan jalan provinsi,” paparnya.

Dikatakannya, pemanfaatan air bersih Perumda merupakan salah satu alternatif. Pasalnya jika melakukan pengeboran sumur artesis membutuhkan anggaran yang lebih besar.

“Untuk membuat artesis butuh biaya besar, sementara menggunakan mesin sibel pernah dicoba selama sebulan airnya tak keluar lagi,” sebutnya.

Lebih jauh diungkapnya, total anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan gedung DPRD KBB diperkirakan mencapai Rp23 miliar. Sebelumnya telah menghabiskan Anggara sebesar Rp142 miliar.

Berdasarkan catatan Satumedia.id Gedung DPRD KBB menjadi yang terbesar dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. Memiliki luas bangunan
9.828 meter persegi.

Bangunannya terdiri dari lima lantai mengusung konsep gunung dengan bagian atasnya menyerupai kubah Observatorium Bosscha.

Lantai dasar untuk Sekretariat Dewan, lantai 2 digunakan untuk ruang fraksi dan komisi serta dilengkapi ruangan untuk menerima tamu, lantai 3  untuk ruangan anggota, lantai 4 ruangan pimpinan, dan ruang rapat paripurna menggunakan lantai 4 dan 5.

Di gedung baru ini, setiap anggota DPRD yang jumlahnya 50 memiliki ruangan sendiri dengan ukuran 3 kali 6,5 meter.

Karena bentuknya mengusung konsep gunung, maka lantai 1 dan 2  lebih luas, memiliki ukuran 126 kali 18 meter persegi. Sementara lantai 3, 4, dan 5 ukurannya semakin mengecil.*

 

Pos terkait