Pramono Kebut Normalisasi Kali Ciliwung, Target Rampung Sambut HUT Ke-500 Jakarta

Normalisasi sungai menjadi salah satu program jangka menengah dan panjang Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi risiko banjir. Selain Kali Ciliwung, program serupa juga akan dilaksanakan di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama.(Dok.Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membebaskan 62 dari 170 bidang lahan yang ditargetkan di RW 03 Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. Percepatan pembebasan lahan ini menjadi langkah penting untuk melanjutkan program normalisasi Kali Ciliwung yang sempat terhenti selama beberapa tahun.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, seluruh proses pembebasan lahan di kawasan tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir 2026 agar pembangunan tanggul dapat segera dilanjutkan.

“Alhamdulillah, di RW 03 Kelurahan Cawang ini dari target 170 bidang, telah selesai 62 bidang. Namun, hingga akhir tahun ini kami menargetkan seluruh proses pembebasan dapat diselesaikan,” kata Pramono dalam pernyataan resmi yang dikutip Jumat (11/7/2026).

Secara keseluruhan, Pemprov DKI Jakarta masih harus membebaskan lahan untuk pembangunan tanggul sepanjang 16,55 kilometer dari total rencana normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 33,69 kilometer.

Pramono mengatakan, percepatan pembebasan lahan diperlukan agar program normalisasi sungai yang selama ini tertunda dapat kembali berjalan. Menurut dia, peningkatan kapasitas aliran Kali Ciliwung akan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi dampak banjir di Jakarta.

“Program ini merupakan kelanjutan dari normalisasi yang sempat terhenti cukup lama. Mudah-mudahan upaya ini dapat memperbesar kapasitas aliran sungai sehingga ketika terjadi banjir, dampaknya tidak lagi seperti sebelumnya,” ujarnya.

Untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp300 miliar pada 2026. Anggaran itu akan digunakan untuk pembebasan lahan sekaligus penanganan Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.

Pramono menegaskan, dukungan anggaran juga akan kembali diberikan pada 2027. Ia menargetkan normalisasi salah satu ruas utama Sungai Ciliwung di kawasan Cawang dapat terwujud bertepatan dengan peringatan HUT ke-500 Jakarta.

“Program ini akan terus dilanjutkan dengan dukungan anggaran pada 2027 guna mempercepat pengendalian banjir di Jakarta. Apabila target tersebut tercapai, maka pada tahun 2027, bertepatan dengan HUT ke-500 Kota Jakarta, normalisasi salah satu sumbu utama Sungai Ciliwung di kawasan Cawang dapat terwujud,” ucapnya.

Normalisasi sungai menjadi salah satu program jangka menengah dan panjang Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi risiko banjir. Selain Kali Ciliwung, program serupa juga akan dilaksanakan di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama dengan target manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara bertahap hingga 2029.

Pada 2026, pembebasan lahan difokuskan di tiga wilayah, yakni Kelurahan Cawang, Rawajati, dan Pengadegan, dengan total panjang sekitar dua kilometer. Adapun Cawang menjadi proyek percontohan sebelum pembebasan lahan diperluas ke 14 kelurahan lainnya.

Sejauh ini, empat kelurahan telah ditetapkan sebagai lokasi pembebasan lahan, yakni Cawang, Rawajati, Pengadegan, dan Cililitan. Sementara itu, 10 kelurahan lainnya masih dalam tahap penyusunan dokumen pengadaan tanah sebelum penetapan lokasi.*

 

Pos terkait