Warga Langkat Tewas dalam Konflik dengan Gajah Sumatra, Pos Pemantauan Disiapkan

Seekor anak gajah Sumatra betina lahir dengan kondisi sehat di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran ini menjadi kabar positif bagi upaya konservasi satwa langka.(instagram @folkative).**

SATUMEDIA.ID – Konflik antara manusia dan gajah sumatra kembali terjadi di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Seorang warga, Hotdin Sihotang, meninggal dunia setelah berinteraksi dengan gajah di Lubuk Dinding, Dusun Damar Hitam, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/8/2026) sekitar waktu magrib. Saat itu, Hotdin bersama seorang rekannya pergi memancing dari Afdeling IV Sawit Hulu.

Di tengah perjalanan, keduanya berpapasan dengan gajah. Hotdin menjadi korban dalam kejadian tersebut, sedangkan rekannya berupaya mencari bantuan ke permukiman warga.

Warga kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban ke Dusun Damar Hitam sekitar pukul 21.00 WIB.

Laporan kejadian diterima Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara sekitar pukul 22.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas BBKSDA Sumatera Utara bersama Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), pemerintah desa, kepolisian, dan Polsek Babalan melakukan pemeriksaan lokasi pada Senin (17/8/2026).

Hasil pemeriksaan menunjukkan lokasi kejadian berada di luar kawasan konservasi, sekitar 50 meter dari batas kawasan.

Petugas menemukan jejak gajah dewasa dan anakan di sekitar lokasi. Temuan tersebut memperkuat dugaan adanya gajah yang sedang bergerak bersama anaknya di sekitar wilayah tersebut.

“Pemantauan masih dilakukan untuk memastikan keberadaan dan arah pergerakan gajah sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara tepat,” demikian keterangan Kementerian Kehutanan yang dikutip Kamis (20/8/2026).

Warga Usulkan Pos Pemantauan

Pasca-kejadian, upaya pencegahan konflik mulai diperkuat. BBKSDA Sumatera Utara dan BBTNGL bersama mitra konservasi serta masyarakat kembali melakukan pemantauan pada Selasa (18/8/2026).

Pertemuan dengan warga Dusun Damar Hitam juga digelar untuk membahas langkah yang dapat dilakukan guna mencegah kejadian serupa.

Salah satu kebutuhan yang disampaikan masyarakat adalah pembangunan pos pemantauan di sekitar batas kawasan.

Pembangunan pos tersebut telah memasuki tahap pembahasan. Sejumlah pihak menyepakati lokasi awal, membentuk tim kerja, serta membahas sumber pendanaan dan keterlibatan warga dalam pengoperasiannya.

Pos pemantauan diharapkan menjadi bagian dari sistem peringatan dini. Dengan begitu, informasi mengenai kemunculan dan pergerakan gajah dapat lebih cepat diterima masyarakat.

Keberadaan pos juga diharapkan membantu meningkatkan kemampuan warga dalam melakukan mitigasi tanpa membahayakan diri maupun satwa.

Jangan Hadapi Gajah Sendirian

Kementerian Kehutanan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penghalauan gajah secara mandiri.

Warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar habitat dan jalur jelajah gajah diminta menghindari aktivitas seorang diri, khususnya pada sore hingga malam hari.

Masyarakat juga perlu mengenali tanda-tanda keberadaan gajah, seperti jejak kaki, suara, patahan tanaman, dan kotoran.

Jika bertemu gajah, warga diminta tidak mendekat, mengejar, mengepung, atau memprovokasi satwa tersebut. Masyarakat juga harus menjaga jarak dan meninggalkan lokasi dengan tenang.

Kehadiran induk bersama anak gajah juga perlu diwaspadai. Warga diminta tidak berada di antara induk dan anak karena dapat memicu respons agresif dari induknya.

Penggunaan api, petasan, senjata, racun, maupun cara lain yang berpotensi melukai atau membuat gajah panik juga harus dihindari.

Setiap kemunculan gajah diminta segera dilaporkan kepada BBKSDA Sumatera Utara, pemerintah desa, kepolisian, atau petugas terkait.

Kementerian Kehutanan menegaskan, perlindungan masyarakat dan kelestarian gajah sumatra harus dilakukan secara bersamaan. Karena itu, pemantauan dan mitigasi di Dusun Damar Hitam akan terus dilakukan melalui kerja sama pemerintah, aparat, mitra konservasi, dan masyarakat.*

Pos terkait