SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan program Sapoe Sadesa menjadi salah satu cara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyerap langsung berbagai persoalan di tingkat desa.
Melalui program tersebut, Jeje mengalokasikan waktu dua hari dalam sepekan untuk turun ke desa-desa. Ia mengaku ingin lebih banyak bertemu warga, melihat kondisi di lapangan, dan mendengar langsung persoalan yang mereka hadapi.
Hal itu disampaikan Jeje saat menghadiri puncak peringatan Milangkala Desa Cililin ke-166 di Kecamatan Cililin, Senin (21/9/2026) malam.
“Saya memang lebih nyaman kalau bisa turun langsung ke masyarakat. Dengan Sapoe Sadesa, kami akan terus berkeliling ke desa-desa untuk mendengar apa yang menjadi keluhan warga dan kemudian mencari solusinya bersama,” ujar Jeje dalam sambutannya.
Menurut Jeje, pendekatan langsung melalui Sapoe Sadesa penting agar pemerintah tidak hanya menerima laporan dari balik meja, tetapi dapat melihat kondisi masyarakat secara langsung.
Ia mengatakan, agenda turun ke lapangan bahkan telah dijalaninya sejak pagi sebelum menghadiri perayaan Milangkala Desa Cililin.
“Sejak pagi saya sudah bergerak dari Lembang, kemudian ke Sindangkerta untuk melihat program rumah tidak layak huni, lanjut ke Cipatat, lalu menghadiri rapat paripurna setelah Magrib. Setelah itu saya langsung datang ke Cililin,” katanya.
Jeje menambahkan, Kecamatan Cililin termasuk wilayah yang menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dalam penanganan infrastruktur.
Pemkab Bandung Barat, kata dia, tengah mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dengan menerapkan skala prioritas sesuai tingkat kebutuhan di lapangan.
“Cililin punya tempat khusus bagi saya. Perbaikan infrastruktur, khususnya jalan yang rusak, terus kami kejar. Pengerjaannya dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan titik yang paling membutuhkan,” tutur Jeje.
Dalam kesempatan tersebut, Jeje juga menyampaikan ucapan selamat atas Milangkala Desa Cililin ke-166. Ia berharap momentum tersebut semakin memperkuat kebersamaan masyarakat dan pemerintah desa.
“Selamat Milangkala Desa Cililin yang ke-166. Mudah-mudahan Cililin semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, rukun, guyub, sehat, dan penuh keberkahan,” ucapnya.
Jeje menekankan pembangunan Bandung Barat tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Kolaborasi pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan warga diperlukan agar berbagai persoalan di daerah dapat ditangani bersama.
“Kalau semua pihak kompak dan mau bergotong royong, saya yakin banyak persoalan yang bisa kita selesaikan bersama untuk mewujudkan Bandung Barat yang lebih baik dan AMANAH,” katanya.
Dalam acara tersebut, Jeje didampingi Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail dan Dandim 0609/Cimahi Letkol Kav Chandra Alit Saputra. Hadir pula jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Forkopimcam Cililin, APDESI, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, serta warga Desa Cililin.*





