SATUMEDIA.ID – Ituh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) yang jasadnya ditemukan sudah menjadi kerangka itu, semasa hidupnya jarang bergaul dengan tetangganya di Perumahan Tanimulya Indah Blok C 3 RT 10/RW 15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Karena jarang bersosialisasi para tetangganya tak ada satupun yang mengetahui kalau ibu dan anaknya sudah meninggal di dalam rumahnya.
Menurut Ai Suryati (54) yang rumahnya berdekatan dengan rumah korban, jika selama bertahun-tahun tak menaruh curiga kalau ibu dan anak itu masih berada di rumahnya.
“Terakhir bertemu dengan Indah Hayati sebelum pandemi Covid-19. Namun sama sekali tidak pernah ngobrol,” kata Ai Suryati yang rumahnya hanya terpisahkan oleh satu bangunan dengan rumah korban, Selasa (30/7/2024).
Ia mengira sejak tak pernah terlihat lagi, Indah dan anaknya sudah pindah. Tak menempati rumah itu lagi.
“Sejak sebelum terjadi pandemi Covid-19 saya dan tetangga lainnya mengira Indah dan anaknya sudah pindah. Apalagi di depan rumahnya terpasang tulisan rumahnya mau dijual lengkap dengan nomor kontak yang bisa dihubungi,” ungkapnya.
Pernah ada beberapa orang yang melihat-lihat rumah Indah. Mereka sempat menanyakan ke tetangga terdekat.
“Saat coba dihubungi, nomornya tidak pernah aktif. Menguatkan dugaan kami bahwa keluarga ini sudah tak menempati rumah itu lagi. Apalagi Indah sempat minta surat pindah ke Ketua RW segala,” ujarnya.
Dia mengaku kaget begitu mengetahui kalau Indah dan putranya ternyata masih ada di rumahnya dengan kondisi sudah meninggal dunia.
“Ya, kaget sekali. Sama sekali enggak menyangka kalau Indah dan anaknya ternyata sudah lama meninggal,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, dua kerangka manusia ditemukan dalam rumah di Jalan Terusan Selada RT 11/RW 15, Kompleks Tanimulya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Senin (29/7/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kerangka manusia itu ditemukan dalam kondisi terbaring di atas kasur berbeda. Sontak penemuan itu membuat heboh warga kompleks perumahan tersebut.
Polres Cimahi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi di rumah tempat dua kerangka itu ditemukan.
Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto mengatakan, identitas dua kerangka manusia tersebut adalah ibu dan anaknya. Ibunya diketahui bernama Ituh Indah Hayati (55) sedangkan anaknya Elia Imanuel Putra (24).
“Terungkap setelah suami korban, Mudjoyo Tjandra datang dari Cirebon hendak mengambil surat-surat penting seperti akta kelahiran sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Namun saat hendak masuk kondisi gerbang rumah terkunci dari dalam,” kata AKBP Tri Suhartanto.





