Fakta Baru Temuan Kerangka di KBB, Polisi Ungkap Ada Pemesanan Sianida

Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Polisi mengungkapkan fakta baru dari kasus penemuan 2 kerangka manusia di Jalan Selada, Perumahan Tanimulya Indah, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto menyebut hasil  dari penelusuran riwayat telepon genggam milik ibu dan anak yang ditemukan tewas tinggal kerangka, ditemukan ada chat pemesanan racun sianida.

“Kami menemukan riwayat pembelian racun sianida dari telepon genggam yang diduga milik korban. Yang bersangkutan sempat melakukan pencarian dan pembelian racun sianida sekitar tahun 2018 dilakukan pemesanan secara daring” kata Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto, Senin (12/8/2024).

Hanya saja, Tri belum bisa menyimpulkan
penyebab kematian ibu dan anak tersebut dari racun sianida. Untuk memastikan penyebabnya, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.

Dua kerangka itu diduga Iguh Indah Hayati dan anak laki-lakinya, Elia Imanuel Putra. Keduanya ditemukan Mudjoyo Tjandra, suami Indah dan tetangganya saat hendak mengambil berkas-berkas.

Sebelumnya kerangka ibu dan anak  sudah diidentifikasi awal. Dilanjutkan dengan proses tes DNA dan toksikologi guna mengetahui penyebab kematian keduanya.

Tim forensik  tak menemukan tanda-tanda ada bekas kekerasan. Dengan demikian perlu dilakukan pemeriksaan tes DNA dan kadar kandungan zat kimia serta racun dalam tubuh atau toksikologi.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Tapi kami masih perlu menunggu hasil menyeluruh dari tim forensik,” tandasnya.

Hingga saat ini polisi sudah memeriksa 11 orang saksi yang dimintai keterangan, antara lain terduga suaminya. Nama-nama yang tertera di dinding, RT dan RW setempat, tetangga dan keluarga.*

Pos terkait