SATUMEDIA – Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memerintahkan kepada camat dan desa agar berkoordinasi menyediakan kantong-kantong parkir sebagai antisipasi melonjaknya kunjungan wisatawan pada libur Lebaran 2024 ke sejumlah destinasi wisata di kawasan Lembang dan sekitarnya.
Diketahui, kawasan Lembang dikenal sebagai daerah tujuan wisata bagi wisatawan. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, libur Lebaran kawasan wisata Lembang selalu dipadati wisatawan.
Data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, selama libur panjang Lebaran 2023, sebanyak 700 ribu wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di KBB. Tingkat kunjungan wisatawan itu melebihi prediksi sebanyak 325 ribu.
Dengan demikian kemacetan berpotensi terjadi selain karena peningkatan volume kendaraan juga minimnya lahan parkir. Akhirnya banyak kendaraan parkir sembarangan sehingga mempersempit badan jalan.
“Kemacetan pada setiap momen Lebaran memang tak bisa dihindari karena terjadinya peningkatan volume kendaraan. Hal ini diperparah dengan adanya parkir liar dan parkir sembarangan. Oleh karena itu saya sudah perintahkan camat dan desa koordinasi menyediakan kantong-kantong parkir. Paling tidak langkah ini bisa meminimalisir kemacetan,” kata Arsan Latif saat memantau kondisi lalu lintas arus mudik di Padalarang, Selasa (9/4/2024).
Tak hanya menyiapkan kantong-kantong parkir, Arsan juga meminta kepada
petugas harus mobile menyisir titik kemacetan. Sehingga simpul kemacetan bisa cepat diurai.
Diprediksi wisatawan mulai berdatangan ke destinasi wisata di kawasan Lembang dan sekitarnya mulai hari H sampai H+7 atau berakhirnya libur panjang.
Arsan juga mengingatkan terkait maraknya getok parkir di Lembang pada libur panjang seperti libur lebaran. Menurutnya, praktik getok parkir, berkaitan erat dengan keterbatasan lahan parkir.
“Ujung-ujungnya muncul parkir-parkir liar yang nantinya juga bakal memicu kemacetan arus lalu lintas,” ucapnya.
Ia menegaskan, kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung ke Bandung Barat harus menjadi garansi. Dengan demikian wisatawan akan kembali datang pada musim liburan berikutnya.
“Pemerintah daerah harus memberikan garansi kepada wisatawan yang mengisi liburan ke Bandung Barat. Jangan sampai wisatawan ke Lembang itu merasa tidak aman dan tidak nyaman,” tandasnya.
Terpisah, Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan Lembang bakal menjadi titik krusial, karena selalu dibanjiri wisatawan yang mengisi liburan panjang seperti Lebaran 2024.
“Kami sudah memetakan titik rawan macet menjelang kunjungan wisatawan ke Lembang di momen libur lebaran. Kita sudah mitigasi dan siapkan CB untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurai kepadatan bila terjadi,” kata Aldi.
Ditambahkannya, Polres Cimahi
sudah menempatkan personel di titik-titik rawan macet, rawan bencana, dan di beberapa jalur alternatif menuju kawasan wisata Lembang.
“Kami sudah menempatkan personel di sepanjang jalur yang bakal dilalui wisatawan. Termasuk di jalur alternatif,” tandasnya.*





