Disnakertrans KBB Gandeng UNAI, dan BPJS Ketenagakerjaan Susun Draf Perbup Program STIKER GEMOI

Disnakertrans KBB menggandeng UNAI dan BPJS Ketenagakerjaan untuk menyusun draf Peraturan Bupati yang akan memperkuat jaminan sosial ketenagakerjaan di Bandung Barat.(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggandeng Universitas Advent Indonesia (UNAI) dan BPJS Ketenagakerjaan untuk menyusun draf Peraturan Bupati yang akan memperkuat jaminan sosial ketenagakerjaan di Bandung Barat.

Penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan itu melalui strategi STIKER GEMOI (Gagasan Efektif Meningkatkan Optimalisasi Industri).

Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)KBB, Hasanudin didampingi Kabid Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Henny mengatakan, langkah ini diambil sebagai upaya responsif terhadap peningkatan kebutuhan perlindungan sosial bagi tenaga kerja, yang semakin kompleks di tengah dinamika ekonomi dan teknologi.

“Program ini, yang dikenal sebagai STIKER GEMOI menekankan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor usaha, dan pekerja, dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif,” kata Hasanudin, Sabtu (12/10/2024).

Melalui peraturan baru ini, lanjut Hasanudin, diharapkan tercipta mekanisme yang komprehensif dan mudah diakses, sehingga pekerja mendapatkan perlindungan yang memadai dan perusahaan memiliki panduan yang jelas mengenai kewajiban mereka terkait jaminan sosial​.

Program STIKER GEMOI menargetkan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan yang lebih efektif dengan dukungan teknologi, seperti website terintegrasi untuk penyediaan informasi dan layanan mediasi.

“Kerangka kerja ini diharapkan dapat direplikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan pekerja di KBB serta mendukung pencapaian target universal coverage untuk jaminan sosial​,” tukasnya.(Diskominfotik KBB)*

Pos terkait