SATUMEDIA.ID — Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar acara penyerahan kartu perlindungan sosial bagi anggota PKK serta penyerahan simbolis santunan kematian kepada keluarga anggota PKK yang meninggal dunia.
Penyerahan kartu perlindungan sosial dan santunan bertepatan dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat KBB di Plaza Mekarsari, komplek perkantoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (15/10/2025).
Total sebanyak 12.372 anggota PKK menerima kartu perlindungan sosial sebagai wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam memberikan jaminan perlindungan kerja dan sosial bagi para kader PKK yang aktif di berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, secara simbolis juga diserahkan santunan kematian kepada tiga keluarga anggota PKK dari Kecamatan Padalarang yang meninggal dunia.
Santunan diserahkan langsung oleh Ketua PKK KBB, Syahnaz Sadiqah kepada ahli waris Ida Herawati, ahli waris Dini Anggraeni dan ahli waris Mimin Mulyani.
Penyerahan santunan ini merupakan wujud kepedulian dan apresiasi atas dedikasi para kader PKK dalam membantu masyarakat di lingkungannya masing-masing.
“Penyerahan santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan atas dedikasi para kader PKK yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat,” ujar Syahnaz.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Barat, Rosita, menyampaikan apresiasinya terhadap program perlindungan tersebut.
“Kader Penggerak PKK adalah ujung tombak dalam membangun keluarga sejahtera dan masyarakat yang mandiri. Dengan adanya perlindungan ini, kami berharap para kader dapat bekerja dan berkontribusi dengan rasa
aman serta terlindungi” ujar Rosita.
Ia berharap, program perlindungan ini dapat terus berlanjut dan mencakup lebih banyak anggota PKK di seluruh kecamatan di Bandung Barat, sehingga seluruh kader memperoleh manfaat perlindungan sosial yang merata.
“Dengan adanya perlindungan ini, kami berharap para kader dalam menjalankan tugasnya dengan lebih aman dan terlindungi,” kata Rosita.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat Ade Zakir, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dudi Supriadi, para kepala OPD, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Bandung Barat, serta ribuan kader PKK.*





