SATUMEDIA.ID – Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati nomor urut 3, Hengki Kurniawan – Ade Sudrajat (HADE) resmi melaporkan dugaan money politics atau politik uang yang dilakukan Paslon Berjamaah, Jeje Ritchie Ismail – Asep Ismail ke Panwascam Parongpong, Selasa (26/11/2024).
“Hari ini, kami dari Tim Pemenangan HADE Kecamatan Parongpong secara resmi melaporkan dugaan money politics yang dilakukan Paslon BERJAMAAH ke Panwascam Parongpong,” kata Ketua Tim Pemenangan Paslon HADE Kecamatan Parongpong, Kuwat Dono.
Ia datang bersama saksi, Heni warga Kampung Nyampay RT 01/RW 04, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong yang menerima amplop dan spesimen surat suara coblos nomor 2.
“Orang yang memberi amplop berisi uang dan spesimen surat suara coblos nomor 2 merupakan tim sukses Paslon nomor 2. Celakanya, orang tersebut salah memberikan amplop berisi uang. Saksi Bu Heni yang diberi uang, merupakan istri dari Egi Triana Bendahara Ranting PDIP Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong,” tuturnya.
Melalui pelaporan ini, lanjut Kuwat, dirinya ingin memberikan pendidikan dan budaya politik yang baik kepada masyarakat. Sekaligus mendorong masyarakat supaya jangan takut melaporkan ke Panwascam ataupun Bawaslu jika terjadi politik uang.
“Yang kami lakukan ini mudah-mudahan bisa menginspirasi bagi masyarakat. Kami tadi menyerahkan barang bukti berupa amplop berisi uang dan spesimen surat suara coblos nomor 2,” tandas Ketua PAC PDIP Kecamatan Parongpong ini.
Ia berjanji akan mengawal pelaporannya tersebut hingga diproses di Bawaslu KBB dan Gakkumdu KBB.
“Ini harus dituntaskan jangan sampai menguap begitu saja,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Heni menceritakan sebelum menerima amplop dirinya pernah diminta menyerahkan fotokopian KTP dan KK sebagai syarat menerima paket sembako dari Paslon Jeje Ritchie – Asep Ismail.
“Tapi sembako yang dijanjikan tak kunjung ada. Tiba-tiba pas saya lagi di kebun datang orangnya, tapi bukan sembako yang diserahkan hanya memberikan amplop berisi uang Rp50.000 dan contoh surat suara coblos nomor 2,” kata Heni.*





