Aas Moch Asor Usung Visi Bandung Barat Tangguh, Bawa Misi Bangun Sport Center di Tiap Kecamatan 

Kades Cilame Aas Mochamad Asor/Istimewa.

 

Kades Cilame Usung Visi Bandung Barat Tangguh, Bawa Misi Bangun Sport Center di Tiap Kecamatan

 

SATUMEDIA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bandung Barat 2024 lebih menggeliat dibandingkan dengan daerah tetangga, seperti Kota Cimahi Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung.

Beberapa kandidat dari berbagai profesi sudah mulai mendaftar ke partai politik. Salah satu partai politik yang membuka pendaftaran adalah DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tercatat ada 6 kandidat yang resmi mendaftar ke partai yang diketuai Agus Harimurti Yudhoyono tersebut, ialah Penjabat Bupati Bandung Barat Arsan Latif, mantan Kepala BKPSDM KBB Asep Ilyas, pengusaha Dansah Widansah, Kepala Desa Cilame Aas Mochamad Asor, Kepala Desa Cihanjuang Gagan Wirahma, dan Kepala Desa Mekarwangi

Salah seorang kandidat, Aas Mochamad Asor mengatakan, semua bakal calon memiliki peluang yang sama untuk mendapat rekomendasi dari DPP Partai Demokrat sebagai tiket untuk maju di Pilkada Bandung Barat.

“Mendaftarnya Pj Bupati Bandung Barat ke Partai Demokrat memperketat persaingan. Tapi ingat, semua kandidat memiliki peluang yang sama. Tak ada kepala daerah, kepala desa, mantan birokrat, ataupun pengusaha. Di sini semua adalah bakal calon,” tutur pria kelahiran Cilame 8 Februari 1979 ini.

Aas Mochamad Asor sudah menjabat Kepala Desa Cilame sejak 2006 sampai sekarang. Ayah tiga anak ini juga berprofesi sebagai advokat sekaligus owner Kantor Hukum AMCY & Rekan.

Aas menyelesaikan pendidikan Strata 1 di Fakultas Hukum Unisba. Begitupun dengan S2 Magister Ilmu Hukum juga diraih dari universitas yang sama.

Suami dari Cucu Yanti ini maju di Pilkada Bandung Barat dengan mengusung visi Terwujudnya Bandung Barat Tangguh
(Tertata, Agamis, Ngakeul, Genah,
Unggul Dan Humanisme).

Sementara misi yang ditawarkan terdiri dari 13 poin, yaitu meningkatkan tata kelola kepemerintahan secara profesional dan
partisipasi publik, meningkatkan
infrastruktur masjid besar (Masjid
Tingkat Kecamatan) dan mensejahterakan guru ngaji.

Kemudian membangunkan rumah layak huni bagi masyarakat miskin dan
kaum disabilitas tertentu, membangun dan menata seluruh pasar tradisonal, membangun infrastruktur pusat kesenian dan kebudayaan.

Selanjutnya, membangun infrastruktur pusat olahraga (Sport Center) di setiap kecamatan, program beasiswa sampai perguruan tinggi,
penguatan kapasitas lembaga RT, RW, Posyandu, perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa.

Selain itu, misi lainnya meningkatkan pembangunan infrastuktur lingkungan, perdesaan, pertanian, perikanan, dan kepariwisataan, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta memajukan peran pemuda di bidang sosial, olahraga, dan ekonomi kreatif.*

Pos terkait