Unik! Petugas Damkar KBB Perbaiki Tali Tiang Bendera yang Tersangkut

Petugas Damkar dan Penyelamatan KBB saat beraksi membetulkan tali tiang bendera yang tersangkut, Minggu (19/1/2025).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Menjadi petugas pemadam kebakaran (damkar) masa kini, tak hanya sekadar memiliki keahlian dan keberanian memadamkan kebakaran. Tapi sekarang harus segala bisa.

Menangkap ular, binatang buas, hewan peliharaan yang terlepas, evakuasi sarang tawon, sampai membuka cincin yang menjepit jari.

Namun di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ada kejadian cukup unik. Dimana petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan KBB diminta tolong untuk memperbaiki tali tiang bendera yang tersangkut di bagian ujung atas.

“Bagi Damkar KBB ini merupakan yang pertama kali dilakukan, membetulkan tali tiang bendera yang tersangkut di ujung tiang,” kata Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan KBB Siti Aminah Anshoriah saa dihubungi Minggu (19/1/2025) malam.

Ia menyebut, pihaknya menerima laporan dari SMP Krida Utama Padalarang terkait dengan tersangkutnya tali tiang bendera di ujung paling atas tiang.

“Bapak Darusman Soleh membuat laporan soal tali tiang bendera yang tersangkut di SMP Krida Utama Padalarang pada Minggu (19/1/2025) sekitar pukul 17.00 WIB,” ujarnya.

Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 17.09 WIB. Dengan demikian waktu respon time sekitar 5 menit.

SMP Krida Utama Padalarang berlokasi di Jalan Gedong 5, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, KBB. Jarak ke Mako Damkar di Kota Baru Parahyangan sekitar 3,5 kilometer.

Untuk membetulkan tali tiang yang tersangkut, petugas damkar harus naik menggunakan tangga dan sebuah tongkat. Petugas harus ekstra hati-hati karena bisa saja tiang bendera patah.

“Penanganan selesai pukul 17.24 WIB,” ucapnya.

Pihak sekolah sudah berupaya mencoba menangani sendiri dengan menggunakan alat yang ada tangganya. Namun upaya tersebut tidak berhasil.

“Kebetulan pada saat itu tak ada penjaga sekolah. Sampai kemudian melaporkan kejadian tersangkutnya tali tiang bendera ke Damkar KBB,” ujarnya.

Diakuinya, memperbaiki tali tiang bendera yang tersangkut merupakan kejadian pertama yang ditangani Damkar KBB. Selama ini, yang paling banyak mengevakuasi sarang tawon.

“Dalam sehari bisa 2-3 sarang tawon yah mesti kita evakuasi. Seperti malam ini di Eco Pesantren Daarut Tauhid Parongpong,” tukasnya.*

Pos terkait