SATUMEDIA.ID – Menjelang Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) melonjak tajam.
Seperti di Pasar Sindangkerta harga sebagian kepokmas mengalami kenaikan. Selain karena tingginya permintaan, juga sudah menjadi hal yang biasa setiap menjelang puasa dan Idulfitri.
Salah seorang pedagang sayuran, Iwan (29) menyebutkan, kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit merah atau domba dan cabai keriting merah Rp100.000 per kilogram.
“Harga cabai rawit merah dan kriting tadinya Rp80.000 hari ini jadi Rp100.000 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau harganya masih stabil Rp60.000 per kilogram,” kata Iwan di Pasar Sindangkerta, Jumat (28/2/2025).
Ia menyebut kenaikan itu adalah karena tingginya permintaan sementara pasokan
dari Pasar Induk Caringin sedikit. Terlebih saat ini sudah akan memasuki bulan puasa.
Kenaikan juga terjadi pada harga daging. Seperti harga daging ayam, sekarang harganya berkisar antara Rp38.000 sampai Rp40.000 per kilogram.
“Dibandingkan tiga hari lalu ada kenaikan. Sebelumnya dijual Rp35.000 per kilogram, sekarang mencapai Rp40.000 per kilogram,” kata Fauzi (34) pedagang ayam potong.
“Sekarang kalau buat pelanggan yang mau dijual lagi saya jual Rp38.000 per kilogram, kalau ke konsumen biasa Rp40.000 per kilogram,” kata Fauzi.
Meski terjadi kenaikan, ia menyebut untuk stok dan pasokan aman. Selama ini pasokan berasal dari Bandung dan Ciwidey.
Kenaikan juga terjadi pada harga daging sapi yang sekarang menyentuh Rp140.000 per kilogram. Sebelumnya, harga daging sapi dijual Rp120.000 per kilogram
“Kamis kemarin, saya masih jual Rp120.000 sekarang udah Rp140.000 per kilogram. Biasa terjadi menjelang Ramadan, ditambah sekarang distribusi berkurang,” kata Toni penjual daging sapi.
Begitupun untuk minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita harga jualnya melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Hasil pantauan harga yang dijual ke konsumen mencapai Rp17.000 per liter.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB, Ricky Riadi mengakui terjadinya kenaikan harga bahan pokok menjelang memasuki bulan puasa.
“Kenaikan harga sejumlah komoditas di pasar tradisional karena memang momen tahunan. Biasa terjadi menjelang puasa, tapi setelah dua hari normal lagi. Seperti pantauan hari ini di Pasar Sindangkerta,” kata Ricky.
Sidak melibatkan Disperindag KBB, Dinas Perikanan dan Peternakan KBB dan Satgas Pangan Polres Cimahi.*





