SATUMEDIA.ID – Bintang Brasil Neymar Jr membuat pengakuan jujur terkait kondisi mentalnya musim ini. Ia menyebut tekanan setelah pertandingan kontra Flamengo membuat kritik terhadap dirinya melampaui batas hingga akhirnya ia merasa tak lagi mampu menahan semuanya.
Untuk pertama kalinya, Neymar mengakui bahwa dirinya harus meminta bantuan karena kondisi emosinya jatuh sampai ke titik terendah.
Neymar menjelaskan bahwa dukungan dari pelatih, rekan setim, serta keluarga menjadi kunci kebangkitannya. Mereka, menurut Neymar, menjadi fondasi yang membuatnya bisa kembali berdiri dan kembali percaya diri.
Sang penyerang menegaskan bahwa tanpa kehadiran orang-orang terdekat itu, ia mungkin tidak akan mampu pulih dan kembali ke performa terbaiknya.
Meski mengaku pernah menjalani terapi di masa lalu, Neymar menekankan bahwa saat itu hanya untuk pengembangan diri, bukan karena ia sedang menghadapi masa sulit. Namun berbeda dengan sekarang, ia menyebut ini sebagai pertama kalinya mentalnya benar-benar mencapai titik nol.
Pemain berusia 33 tahun itu mengakui biasanya ia kuat menghadapi kritik, tetapi musim ini tekanan itu sempat membuatnya kewalahan.*




