SATUMEDIA.ID – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperketat pemeriksaan keamanan di berbagai wahana wisata berisiko tinggi.
Tak hanya itu, Disparbud KBB akan menerbitkan surat edaran dan melakukan pemantauan untuk memastikan destinasi wisata aman dan nyaman dikunjungi wisatawan selama periode libur Nataru.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi aman dan layak digunakan, sekaligus mencegah insiden di tempat wisata seperti yang pernah terjadi di sejumlah daerah.
Kepala Bidang Pariwisata Disparbud KBB, David Oot, mengatakan pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin sekaligus pembinaan bagi para pengelola destinasi wisata dalam menghadapi lonjakan kunjungan pada masa libur panjang.
“Pemeriksaan wahana ini sebagai bentuk pengawasan sekaligus pembinaan kepada beberapa destinasi wisata dalam menghadapi libur Nataru,” ujar David saat dihubungi, Selasa (9/12/2025).
Ia menyebut, monitoring atau pemeriksaan akan dimulai pada H-7 Natal sampai H+3 Tahun Baru 2026.
Menurut David, kolaborasi dengan pengelola wisata penting untuk memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman selama berkunjung ke berbagai objek wisata di Bandung Barat, khususnya kawasan Lembang yang menjadi salah satu pusat keramaian wisata.
“Pembinaan dan pengawasan objek wisata ini merupakan tupoksi Disparbud KBB,” katanya.
Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan pembinaan dan pengawasan tersebut mengacu pada Perda Penyelenggaraan Kepariwisataan dan Permenparekraf No. 4 Tahun 2021, yang mewajibkan pelaku usaha pariwisata, terutama yang memiliki wahana berisiko tinggi untuk melengkapi standar operasional prosedur (SOP) serta menerapkan pengawasan ketat pada operasional.
Selain itu, David menekankan pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability). Penerapan CHSE menjadi salah satu syarat utama bagi destinasi, daya tarik wisata, serta pelaku usaha pariwisata untuk memastikan kualitas layanan sekaligus keselamatan pengunjung.
“Tentunya, kami berharap momen libur Nataru dan liburan panjang sekolah bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bandung Barat,” ujarnya.
Dengan meningkatnya antusiasme masyarakat untuk berlibur, Disparbud KBB berharap penguatan pengawasan ini dapat menciptakan pengalaman wisata yang aman, tertib, dan menyenangkan di penghujung tahun.*





