Pemkab Bandung Barat Perkuat Wisata Selatan, Kurangi Ketimpangan Kunjungan dari Kawasan Utara

Keindahan air terjun Curug Malela di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, KBB.(Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat  terus mendorong pengembangan sektor pariwisata di wilayah selatan sebagai upaya menciptakan pemerataan kunjungan wisata dan memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui pemetaan potensi destinasi unggulan serta penguatan promosi kawasan yang selama ini belum banyak dikenal wisatawan.

Selama ini, kunjungan wisatawan di Bandung Barat masih terkonsentrasi di kawasan utara, terutama Lembang dan Cisarua. Kondisi tersebut membuat potensi wisata di wilayah selatan belum berkembang optimal meski memiliki daya tarik alam dan budaya yang tidak kalah menjanjikan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Asep Dendih, mengatakan tren kunjungan ke sejumlah destinasi di wilayah selatan mulai menunjukkan peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

“Beberapa destinasi unggulan seperti Curug Malela dan sejumlah desa wisata di wilayah selatan mulai banyak dikunjungi wisatawan, meskipun jumlahnya belum sebesar kawasan utara,” ujar Asep, Selasa (9/6/2026).

Menurut dia, pengembangan wisata selatan merupakan bagian dari arahan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, yang menginginkan pertumbuhan sektor pariwisata berlangsung lebih merata di seluruh wilayah kabupaten.

Selama bertahun-tahun, kawasan utara menjadi magnet utama wisatawan yang datang ke Bandung Barat. Namun, pemerintah daerah kini berupaya memperkenalkan alternatif destinasi baru agar pergerakan wisatawan tidak hanya terpusat di satu kawasan.

“Selama ini wisatawan memang lebih banyak menuju wilayah utara. Tetapi saat ini mulai terlihat peningkatan kunjungan ke kawasan selatan, termasuk Curug Malela dan berbagai desa wisata yang ada di sana,” kata Asep.

Ia menegaskan, pemerataan pengembangan destinasi menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan pariwisata daerah agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Disparbud KBB juga telah menyelesaikan pemetaan sejumlah destinasi potensial di wilayah selatan. Berdasarkan hasil survei lapangan, kawasan tersebut memiliki beragam potensi wisata alam dan budaya yang dinilai layak dikembangkan menjadi tujuan unggulan baru.

“Potensi wisata di wilayah selatan sangat besar. Banyak destinasi yang memiliki keindahan dan keunikan tersendiri, namun selama ini belum tergarap secara maksimal dan belum banyak diketahui publik,” ujarnya.

Untuk mempercepat pengembangan kawasan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan langkah lanjutan berupa program edukasi dan promosi yang lebih masif mulai 2027. Program tersebut akan didukung melalui alokasi anggaran khusus yang saat ini tengah dipersiapkan.

“Kami sudah melakukan pemetaan destinasi. Pada 2027 nanti direncanakan ada anggaran khusus untuk mendukung edukasi sekaligus promosi wisata di wilayah selatan,” kata Asep.

Ia berharap ke depan wisatawan yang berkunjung ke Bandung Barat memiliki lebih banyak pilihan destinasi dan tidak hanya mengenal kawasan Lembang maupun Cisarua.

“Bandung Barat memiliki banyak destinasi menarik. Harapannya, wisatawan juga mengenal potensi wisata di wilayah selatan yang keindahannya tidak kalah dibanding kawasan lainnya,” tutur Asep.*

Pos terkait