SATUMEDIA.ID – Pep Guardiola menegaskan bahwa ia ingin Rayan Cherki bermain sedekat mungkin dengan area pertahanan lawan agar bisa memaksimalkan kemampuannya. Gelandang serang asal Prancis itu memang mulai menunjukkan peran penting bersama Manchester City, terutama setelah tampil impresif dalam kemenangan atas Arsenal dan Liverpool di ajang piala Liga dan FA.
Di musim perdananya bersama City, Cherki tampil cukup menjanjikan dengan torehan sembilan gol dan 11 assist di semua kompetisi. Pemain berusia 22 tahun tersebut dinilai mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kerasnya sepak bola Inggris serta tuntutan taktik yang diterapkan Guardiola.
“Dia punya kemampuan dan kualitas di sepertiga akhir lapangan. Itu sebabnya kadang saya bilang, saat mereka turun ke kiper untuk menjemput bola, saya bilang tidak, saya ingin kamu tetap di sana, di sepertiga akhir.”
Guardiola juga memuji kecerdasan Cherki dalam mengatur ritme permainan, terutama dalam situasi menyerang. Menurutnya, kemampuan untuk mempercepat dan memperlambat tempo serta membaca momen yang tepat menjadi salah satu keunggulan utama sang pemain.
“Mereka punya sesuatu yang sangat saya suka dari pemain menyerang, bagaimana mereka memainkan ritme, mempercepat, memperlambat, lalu langsung menyerang, berhenti, kemudian mempercepat lagi. Pemain seperti ini punya kemampuan membaca ritme lawan dan visi untuk memberikan umpan ekstra, dan itu yang membedakan pemain terbaik.”
Bahkan, Guardiola tak ragu membandingkan ketenangan Cherki dengan kapten tim, Bernardo Silva. Ia menilai sang pemain memiliki kualitas langka, terutama dalam menghadapi tekanan di lapangan.
“Dia adalah salah satu pemain paling berbakat yang pernah saya lihat dan semoga dia bisa bertahan lebih lama di sini karena dia punya atribut untuk menjadi pemain top. Apa yang dia miliki sulit ditemukan, dia sama seperti Bernardo, dalam momen sulit dan di bawah tekanan, dia bermain seperti laga persahabatan, seolah tidak ada beban, dan itu sangat sulit ditemukan.”
“Sebagai manajer dan direktur olahraga, itu adalah salah satu atribut terbesar yang saya cari dari pemain yang direkrut tim.”





