Mengingat Kejutan atas Jerman, Korea Selatan Ingin Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Skuad timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026.(instagram @thekfa).**

SATUMEDIA.ID – Korea Selatan kembali hadir di panggung terbesar sepak bola dunia dengan membawa ambisi besar. Tim berjuluk Taeguk Warriors itu akan mengawali perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Republik Ceko pada Jumat (12/6/2026) pukul 09.00 WIB di Stadion Akrom (Estadio Guadalajara), Meksiko. Pertandingan ini menjadi langkah pertama Korea Selatan di Grup A yang juga dihuni tuan rumah Meksiko dan Afrika Selatan.

Datang ke turnamen ini, Korea Selatan membawa modal yang sangat meyakinkan. Pasukan Hong Myung-bo tampil impresif sepanjang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mereka tidak tersentuh kekalahan dalam 10 pertandingan dengan catatan enam kemenangan dan empat hasil imbang. Tak hanya solid dalam meraih hasil, Korea Selatan juga menunjukkan produktivitas tinggi dengan mengemas 20 gol dan hanya kebobolan tujuh kali.

Kekuatan utama Korea Selatan terletak pada kombinasi pengalaman dan kualitas pemain yang berlaga di kompetisi elite Eropa. Kapten tim Son Heung-min, yang kini membela Los Angeles FC setelah bertahun-tahun menjadi ikon Tottenham Hotspur, tetap menjadi sosok sentral dalam permainan tim. Selain Son, ada pula gelandang kreatif Paris Saint-Germain, Lee Kang-in, bek tangguh Bayern Munchen Kim Min-jae, serta penyerang Wolverhampton Wanderers Hwang Hee-chan yang siap menjadi pembeda dalam laga-laga penting.

Bukan hanya mengandalkan pemain bintang, Korea Selatan juga memiliki kedalaman skuad yang patut diperhitungkan. Banyak pemain mereka yang berkarier di Eropa dan terbiasa menghadapi tekanan di level tertinggi. Dengan karakter permainan yang cepat, agresif, dan pantang menyerah, Taeguk Warriors berpotensi menjadi salah satu kuda hitam yang mampu merepotkan tim-tim besar di turnamen ini.

Sejarah pun membuktikan bahwa Korea Selatan bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Dunia sepak bola masih mengingat kejutan besar di Piala Dunia 2018 ketika mereka berhasil menumbangkan juara bertahan Jerman dengan skor 2-0 pada laga terakhir fase grup. Kekalahan tersebut bahkan membuat Der Panzer tersingkir secara mengejutkan dari turnamen.

Prestasi terbaik Korea Selatan di Piala Dunia tercipta pada edisi 2002 saat mereka melaju hingga semifinal dan finis di posisi keempat. Kini, lebih dari dua dekade kemudian, semangat untuk kembali menciptakan sejarah masih menyala. Dengan skuad yang matang, pengalaman internasional yang melimpah, dan mentalitas bertarung yang kuat, Korea Selatan datang ke Piala Dunia 2026 bukan untuk sekadar meramaikan persaingan.

Jika mampu menjaga konsistensi permainan seperti yang mereka tunjukkan di babak kualifikasi, bukan tidak mungkin Son Heung-min dan kolega akan menjadi salah satu tim yang mencuri perhatian sepanjang turnamen. Perjalanan mereka dimulai dari Republik Ceko, tetapi mimpi Korea Selatan jelas jauh lebih besar daripada sekadar lolos dari fase grup.*

Pos terkait