SATUMEDIA.ID – Erling Haaland justru melempar tekanan kepada Timnas Inggris jelang duel perempat final Piala Dunia 2026. Striker andalan Norwegia itu menilai The Three Lions merupakan salah satu favorit juara, sehingga ekspektasi besar sepenuhnya berada di pundak pasukan Thomas Tuchel. Norwegia sendiri akan menantang Inggris pada laga perempat final Piala Dunia 2026 yang digelar Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Penyerang Manchester City itu bahkan meminta media dan publik Inggris untuk terus membebani tim lawan dengan ekspektasi tinggi. Menurut Haaland, Inggris memiliki kualitas skuad yang membuat mereka wajib melangkah ke babak berikutnya.
“Ya, tentu saja. Inggris adalah salah satu favorit juara. Saya rasa kalian semua harus memberikan seluruh tekanan kepada para pemain Inggris. Mereka memang seharusnya percaya diri untuk lolos karena ini adalah Inggris,” ujar Haaland sambil tersenyum.
Di sisi lain, Haaland mengaku perjalanan Norwegia hingga mencapai delapan besar menjadi kejutan besar, bahkan untuk dirinya sendiri. Negara Skandinavia itu baru kembali tampil di Piala Dunia setelah terakhir kali berlaga pada edisi 1998, dan kini sukses menciptakan sejarah dengan menembus perempat final usai menyingkirkan Pantai Gading dan Brasil. Haaland menjadi motor utama keberhasilan tersebut lewat torehan tujuh gol dalam empat pertandingan, termasuk dua gol yang mengantarkan Norwegia menumbangkan Brasil di babak 16 besar.
“Sejujurnya saya tidak menyangka bisa membawa Norwegia sampai perempat final. Mengalahkan Brasil lalu menghadapi Inggris di Piala Dunia adalah sesuatu yang sangat spesial bagi kami,” katanya.
Tak hanya bersinar di atas lapangan, popularitas Haaland juga meningkat selama Piala Dunia berlangsung di Amerika Serikat. Aktivitasnya di luar lapangan, seperti berburu topi dan sepatu koboi di Dallas hingga menghadiri final Stanley Cup, turut menarik perhatian para penggemar.
Meski menjadi salah satu sorotan utama turnamen, Haaland mengaku tetap ingin menikmati setiap momen bersama rekan-rekannya.
“Saya suka bercanda dan menikmati hidup. Kami harus menikmati momen ini karena kesempatan seperti ini tidak datang selamanya. Selama kami masih berada di Piala Dunia, kami ingin menikmatinya semaksimal mungkin,” tutup bomber berusia 25 tahun tersebut.*





