Harga Bawang Merah di Bandung Barat Berangsur-angsur Turun

Harga bawang merah di Pasar Tagog Padalarang, pasca Idulfitri 1445 Hijriah terus merangkak naik. Kini, pedagang menjual Rp68.000 per kilogram, Kamis (18/4/2024)/Dicky Mawardi/Satumedia

SATUMEDIA.ID – Harga bawah merah dalam sepekan terakhir mulai berangsur-angsur turun. Kini, harganya Rp 40 ribu per kilogram setelah sebelumnya mencapai Rp 70 ribu per kilogram.

Penurunan harga l dipengaruhi lancarnya pasokan bawang merah yang masuk ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) berimbas pada penurunan harga salah satu komoditas utama kebutuhan masyarakat itu.

Di Pasar Tagog Padalarang misalnya, harga bawang merah kini turun menjadi Rp 40 ribu per kilogram dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 70 ribu per kilogram.

“Sekarang harga bawang merah sudah mulai turun. Karena sekarang pasokan mulai banyak masuk ke pasar,” kata seorang pedagang sayuran di Pasar Tagog Padalarang, Fitriani (32) Kamis (2/5/2024).

Ia menambahkan, pasca Lebaran pasokan bawang merah sempat menurun, sehingga membuat harganya meroket. Namun sekarang pasokan sudah kembali normal.

“Naiknya harga karena memang pembelian di pasar induknya juga tinggi. Kami menyesuaikan dengan harga yang berlaku sekarang. Ketika mahal ya kita jual mahal, tapi jika murah ikut menyesuaikan,” tandasnya.

Meski harga sudah mulai turun, namun daya beli masyarakat masih rendah. Biasanya yang beli 1 kilogram, sekarang paling 0,5 kilogram,” sebutnya.

Menurutnya, belum pulihnya pembelian diduga harga bawang merah belum kembali ke kondisi normal. Biasanya harga bawang Rp 30 ribu per kilogram.

“Malah bisa Rp 25 ribu per kilogram,” tandasnya.

Salah seorang pembeli, Mimin Aminah (62) berharap harga bawang merah terus turun. Sehingga bisa meringankan masyarakat.

“Saya ini pedagang warungan, kalau harga di pasar tinggi susah jualnya lagi. Sekarang mah enggak berani beli banyak, paling 1 kilogram itupun lakunya bisa 2-3 hari,” kata Mimin. *

Pos terkait