Mendag Zulkifli Hasan Bagikan 1 Ton Beras di Pasar Tagog Padalarang

Mendag Zulkifli Hasan membagikan beras kepada warga yang sedang berbelanja di Pasar Tagog Padalarang, Sabtu (1/6/2024).(Dicky Mawardi)**

SATUMEDIA.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memborong 1 ton beras di Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (1/6/2024).

Pedagang beras Haji Iwan (55) kaget ketika beras di kios miliknya diborong. Ia mengaku kaget, senang, sekaligus bahagia ketika beras dagangannya diborong Mendag Zulkifli Hasan.

“Saya tahu dari kemarin pak menteri akan datang ke Pasar Tagog. Tapi sama sekali enggak menyangka sampai belanja 1 ton beras,” kata Iwan pemilik kios beras Tasik.

Ia menambahkan, Mendag memborong
beras stabilisasi  pasokan dan harga we p pangan (SPHP) yang harga ecerannya sekarang Rp12.500 per kilogram.

“Begitu dibeli pak menteri minta diturunkan ke halaman pasar. Ternyata berasnya dibagikan kepada warga yang sedang belanja,” ungkapnya.

Diungkapkannya, beras SPHP merupakan beras Bulog yang didistribusikan ke pasar-pasar untuk mengendalikan harga beras saat sedang tinggi.

“Alhamdulillah sekarang harga beras turun dan cenderung stabil. Malah sekarang ada beras yang di bawah harga jual SPHP,. Tertinggi beras premium dengan harga Rp15 ribu per kilogram,” tandasnya.

Mendag Zulkifli Hasan datang ke Pasar Tagog Padalarang untuk meninjau pasokan dan harga barang kebutuhan pokok. Didampingi Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif, Sekda KBB Ade Zakir, Kepala Disperindag KBB Ricky Riyadi, dan lainnya.

Selama di pasar, Zulkifli Hasan yang akrab dipanggil Zulhas melakukan dialog dengan pedagang sayuran, daging ayam, dan beras. Tak hanya sekadar berdialog, tapi juga membagikan uang kepada pedagang dan membeli daging ayam dan beras kemudian dibagikan kepada warga yang sedang berbelanja.

“Temen-temen lihat sendiri harga cabai di bawah Rp 40 ribu, bawang putih Rp 40 ribu, bawang merah Rp 40 ribu. Harga beras juga stabil mulai dari harga Rp 12.500 per kilogram, Rp 13.000 per kilogram hingga Rp 14 ribu per kilogram. Malah harga ayam terlalu murah Rp 34 ribu per kilogram dan sudah dipotong,” kata Zulhas menjawab pertanyaan media.

Menurutnya, harga di Pasar Tagog Padalarang di bawah rata-rata harga yang sudah pihaknya tentukan. Seperti telur ayam Rp 28.000 per kilogram di bawah harga di pasar lain.

“Melihat pasokan dan harga di Pasar Tagog Padalarang tidak ada kendala, juga aman. Kami pastikan jelang Hari Raya Iduladha ini baik pasokan daging dan barang-barang lainnya banyak tersedia,” tukasnya.

Sementara itu, ketika Mendag Zulhas membagikan beras langsung dikerumuni warga yang sedang berbelanja. Mereka rela berdesak-desakan untuk mendapatkan beras gratis dalam kemasan 5 kilogram.

“Kalau tiap hari ada pembagian beras gratis, saya senang banget. Lumayan bisa buat seminggu lebih,” ucap Maemunah (59) warga Desa Kertajaya, Padalarang.*

Pos terkait