SATUMEDIA.ID – Intensitas hujan tinggi yang terjadi pada Minggu (18/5/2025) menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Gunung Batu RT 3/RW 9, Desa Nagrog Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB tersebut menimbun sebuah rumah, Kantor Desa Kendan, musala, satu unit mobil dan satu sepeda motor operasional desa, serta empat sepeda motor milik warga.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung ada tiga orang yang tertimbun reruntuhan bangunan, yaitu Ela, Imel (10) dan seorang petugas piket di kantor desa.
“Pada Minggu kemarin terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Memicu terjadinya tanah longsor di Desa Nagrog Kendan, Kecamatan Nagreg. Ada tiga orang warga yang sempat tertimbun longsor, Alhamdulillah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Cikopo Cicalengka,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama saat dihubungi Senin (19/5/2025) dini hari.
Ia menyebut, proses evakuasi mengalami hambatan karena kondisi gelap di lapangan hingga pukul 00.50 WIB. Pasalnya, aliran listrik ke sekitar lokasi bencana diputus oleh PLN.
Uka Suska mengungkapkan, ada 6 rumah yang berada di lokasi bahaya longsor sehingga seluruh penghuninya harus diungsikan. Pemilik rumahnya, Agus yang dihuni 1 kepala keluarga (KK) terdiri dari 5 jiwa, Jeje (1 KK, 4 jiwa), Tarmuji (1 KK, 5 jiwa), Eman (1 KK, 3 Jiwa), Santi (1KK, 5 jiwa), dan Ela (1KK, 2 jiwa).
“Totalnya ada 6 KK yang terdiri dari 22 jiwa yang diungsikan ke rumah saudara terdekatnya,” kata Uka Suska.
Selain itu, terdapat puluhan warga yang mengungsi di Madrasah Nurul. Terdiri dari 33 dewasa, 15 anak-anak, 3 bayi, 2 ibu hamil, dan 3 ibu menyusui.
“Ada juga yang diungsikan ke Masjid Al-Abidin yang berada di Mapolsek Nagreg. Jumlahnya 5 KK terdiri dari 8 jiwa, ada 3 lansia dan 2 balita yang ikut mengungsi di sana. Mengenai total pengungsi dan kerusakan bangunan masih data sementara, sekarang kami masih terus melakukan pendataan di lapangan, ” ujarnya.
Untuk evakuasi, telah diterjunkan ke lokasi bencana personel dari BPBD Kabupaten Bandung, Basarnas Bandung, TNI/Polri, Babinsa Nagreg, aparat Kecamatan Nagreg, aparat Desa Kendan, Tagana Kabupaten Bandung, dan relawan
“Kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas, dinas terkait, aparat kecamatan dan desa, setempat, melaksanakan asesmen ke lokasi kejadian. Kami juga mengimbau kepada warga yang terdampak agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,” imbaunya.*






