SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyebut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung melibatkan sekitar 2.700 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). dalam rantai pasok makanan bergizi.
“Langkah ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian lokal dengan perputaran dana mencapai Rp361 miliar,” kata Bupati Dadang Supriatna dalam unggahan di Instagram pribadinya yang dikutip, Rabu (21/5/2025).
Diketahui, Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Acara ini dihadiri oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, dan Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman pada Senin (19/5/2025).
Program MBG bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi kepada masyarakat, sekaligus memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di Kabupaten Bandung, sebanyak 361 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan didirikan.
Bupati berharap keterlibatan sekitar 2.700 pelaku UMKM dalam rantai pasok makanan bergizi diharapkan dapat menggerakkan perekonomian lokal dengan perputaran dana mencapai Rp361 miliar.
“Sebagai Bupati Bandung, saya mendukung penuh inisiatif ini dan berkomitmen untuk memastikan pelaksanaannya berjalan lancar, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.
“Mari kita bersama-sama wujudkan Kabupaten Bandung yang lebih sehat dan sejahtera melalui program ini,” sambungnya.
MBG merupakan program yang tidak bisa ditawar-tawar lagi yang harus terealisasi tahun 2025 sampai 2030 karena sudah menjadi fokus Presiden Prabowo akan janji politiknya. Bahkan akhir Desember 2025 ditargetkan sudah bisa diimplementasikan di seluruh Indonesia.*





