SATUMEDIA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung memasang empat rambu kebencanaan di sekitar lokasi bencana longsor di Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg.
Rambu yang dipasang berupa imbauan pergerakan tanah longsor, imbauan longsor bebatuan, rambu titik kumpul dan evacuation route atau jalur evakuasi.
Pantauan di lapangan, pemasangan rambu-rambu kebencanaan itu di antaranya bertuliskan, “Hati-hati daerah/kawasan rawan pergerakan tanah/longsor”.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan pemasangan rambu-rambu kebencanaan itu sebagai edukasi atau informasi kepada masyarakat, dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai bencana. Khususnya bencana longsor atau pergerakan tanah.
“Kami mengimbau masyarakat supaya jangan mendekat ke lokasi kejadian bencana longsor tersebut. Jangan berkeliaran di sekitar lokasi longsor dan supaya mereka menjauh dari lokasi longsor,” ujar Uka Suska saat dihubungi, Kamis (22/5/2025).
Apalagi saat ini, kata dia, masih turun hujan. Berdasarkan perkiraan dari BMKG, masih ada potensi turun hujan dalam beberapa hari kedepan.
“Agar masyarakat mewaspadai dan menjauh dari lokasi longsor,” ucapnya.
BPBD juga berharap pemerintah desa setempat untuk terus melakukan pengawasan kepada warga sekitar, supaya jangan mendekati lokasi longsor.
“Lebih baik jauh dari lokasi bencana longsor karena khawatir mengancam keselamatan,” ujarnya.
Uka Suska menegaskan jika melihat dari potensi ancaman longsor susulan masih ada. Apalagi sebelumnya terpantau masih ada longsoran kecil.
“Apalagi masih ada turun hujan dengan kondisi medan dan lokasi longsor yang cukup curam. Kita juga mengkhawatirkan ketika ada getaran bisa menimbulkan longsor,” tandasnya.*





