SATUMEDIA.ID – Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh peternak sapi anggota KPSBU.
Kebijakan itu sebagai langkah nyata kepedulian dalam melindungi para peternak sapi yang berada di bawah binaan KPSBU serta bersinergi dengan program pemerintah guna penanggulangan kemiskinan.
Ketua KPSBU Dedi Setiadi menegaskan bahwa perlindungan bagi para peternak sapi di bawah naungan KPSBU sudah masuk dalam rencana kerja pengurus Tahun 2025.
“Ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari kami untuk para peternak saat menghadapi risiko dalam pekerjaannya. Peternak sapi harus terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan karena pekerjaan mereka penuh risiko, tidak pasti secara penghasilan, dan penting untuk memiliki jaminan masa depan bagi diri sendiri dan keluarga. BPJS Ketenagakerjaan adalah langkah nyata menuju keamanan kerja dan kesejahteraan sosial yang lebih baik,” tutur Dedi Setiadi dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang telah dilaksanakan pada April 2025.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KPSBU dalam melindungi para peternak sudah mulai dilaksanakan pada bulan Mei 2025.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandung Barat, Rosita mengapresiasi dan menyambut baik kepedulian KPSBU tersebut dan menyatakan kesiapannya dalam mengedukasi seluruh peternak sapi serta memberikan layanan dan perlindungan yang maksimal kepada seluruh pekerja.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada Pak Dedi serta kepengurusan KPSBU atas respon positifnya dalam mensukseskan program perlindungan paripurna ini. Kami siap mengedukasi serta mensosialisasikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada kelompok di masing-masing desa dan memberikan layanan terbaik bagi para tenaga kerja yang mengalami risiko Kecelakaan kerja ataupun Kematian. Wujud negara hadir adalah mereka terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Rosita.
Ia menambahkan, bahwa upaya ini sejalan dengan program pemerintah yakni pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Kerja sama ini mendapat respon positif para peternak sapi. Salah satu ketua kelompok peternak, Agus menyampaikan bahwa ini adalah harapan peternak sejak lama.
“Momen ini sangat dinantikan. Ada yang memfasilitasi kami sebagai peternak sapi memiliki perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Kami yakin program ini akan sangat bermanfaat dan dapat memberikan ketenangan saat bekerja,” sebut Agus.*





