Buntut Video Viral Pasien Meninggal, Wali Kota Cimahi Evaluasi Manajemen RSUD Cibabat

Wali Kota Cimahi Ngatiyana.(Instagram).**

SATUMEDIA.ID – Wali Kota Cimahi Ngatiyana berjanji akan melakukan evaluasi manajemen pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat.

Ia menyebut, evaluasi akan dilakukan pada minggu depan. Langkah itu menyusul viralnya video seorang pasien perempuan yang meninggal dunia.

“Saya sudah ketemu dengan Direktur Rumah Sakit, mudah-mudahan minggu depan dilakukan evaluasi terhadap manajemen pelayanan rumah sakii,” kata Ngatiyana, Selasa (1/7/2025).

Ngatiyana mengaku sudah menginstruksikan Dinas Kesehatan, rumah sakit dan Inspektorat untuk melakukan klarifikasi dan pendalaman terhadap prosedur layanan medis yang telah diberikan, guna memastikan bahwa semua penanganan dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.

Ditegaskannya, jika dalam proses pendalaman terbukti terjadi pelanggaran maka akan memberikan tindakan tegas. “Bila ditemukan penanganan yang dilakukan tidak sesuai prosedur maka akan kami proses dan tindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Ngatiyana.

Ia mengungkapkan, dari hasil laporan awal, bahwa penanganan yang dilakukan tenaga kesehatan di RSUD Cibabat sudah sesuai mekanisme.

“Kami berkomitmen menjaga transparansi dan mutu layanan kesehatan. Kami menghormati hak keluarga untuk mendapatkan penjelasan yang lengkap, dan kami siap memfasilitasi komunikasi yang konstruktif antara pihak keluarga dan manajemen rumah sakit. Komitmen kami tetap sama yaitu pelayanan kesehatan yang optimal dapat diperoleh dan dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa membedakan status,” pungkasnya.

Sementara itu, pasien itu diketahui bernama Ulfa Yulia Lestari, seorang warga Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik yang beredar di media sosial merekam kekesalan seorang pria (suami pasien) atas lambatnya penanganan pihak RSUD Cibabat.

Terdengar suara isak tangis diduga suami pasien yang menyebutkan petugas medis di RSUD Cibabat diduga terlambat melakukan penanganan hingga menyebabkan nyawa istrinya tak tertolong.*

Pos terkait