SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung akan mengikutsertakan 150 inovasi daerah pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025.
Menghadapi ajang penghargaan tahunan ini, Pemkab Bandung menggelar sosialisasi pengukuran dan penilaian Indeks Inovasi Daerah serta pemberian penghargaan IGA 2025 di Hotel Sunshine Soreang, Senin (7/7/2025).
Kegiatan yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong budaya inovasi di lingkungan birokrasi.
Hingga 2025, Kabupaten Bandung telah mencatat 649 inovasi daerah, terdiri dari 82 inovasi tata kelola pemerintahan, 440 inovasi pelayanan publik, dan 127 inovasi lainnya.
Pada IGA 2024, Kabupaten Bandung berhasil meraih predikat “Sangat Inovatif” dari Kemendagri dengan indeks 65,89 dan 64 inovasi yang memiliki tingkat kematangan di atas 90. Tahun ini, ditargetkan 150 inovasi dengan kematangan tinggi akan dilaporkan.
“Setiap ASN harus memiliki inovasi, baik secara individu maupun organisasi. Inovasi tersebut harus mengandung unsur kebaruan, aplikatif, dapat direplikasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” kata Sekda Cakra.
Sekda juga mendorong ASN agar menjadi SDM profesional yang menguasai teknologi, memahami big data, riset dan pengembangan, serta mampu merumuskan kebijakan berbasis data dan mengelola laporan keuangan secara transparan dan akuntabel.
Diketahui, IGA penghargaan tahunan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (Pemda) yang berhasil mengembangkan inovasi secara berkelanjutan di wilayahnya masing-masing.*





