SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik Dadi Wardiman sebagai Direktur Operasional Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raharja di kawasan destinasi wisata Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Senin (21/7/2025).
Sebelum pelantikan sempat dilaksanakan Opening Kegiatan Aksi Nyata PNS Peduli Pengendalian Perubahan Iklim melalui Gerakan Peduli Penanaman dan Pemeliharaan Pohon Kesayangan (GEPAK Sayang) di Situ Cisanti.
Sedangkan Bupati Bandung melaksanakan penanaman pohon usai gelar pelantikan yang melibatkan 385 ASN di lingkungan Pemkab Bandung.
Usai pelantikan, Direktur Operasional Perumda Air Minum Tirta Raharja Dadi Wardiman mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategi dan program kerja untuk pengelolaan operasional pelayanan kepada para pelanggan PDAM Tirta Raharja.
Dikatakannya, ia akan berusaha untuk melakukan upaya peningkatan efisiensi operasional, yaitu pertama dengan cara melakukan pemanfaatan idle capacity. Kedua, optimalisasi dan pemeliharaan operasional infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk pemenuhan 4K (Kualitas, Kontinuitas, Kuantitas, dan Keterjangkauan).
Ketiga, meningkatkan keandalan sistem monitoring supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) di infrastruktur SPAM. Keempat, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SD.) teknis berbasis kompetensi.
Strategi dan program lainnya yang akan dilakukan oleh Dadi Wardiman, yakni melakukan upaya penurunan air tak berekening/non revenue water. Pertama, manajemen tekanan. Kedua, Pemantauan District Meter Area (DMA).
Ketiga, pencegahan dan perbaikan kebocoran. Keempat, rehabilitasi jaringan pipa. Kelima, monitoring dan evaluasi terhadap pelanggan eks bongkar. Keenam, evaluasi pemakaian air 0 m3 dan ilegal connection.
Ketujuh, monitoring dan evaluasi ganti meter pelanggan, akurasi pembacaan meter, pengecekan anomali pemair, dan rehab konstruksi sambungan pelanggan.
Dadi mengungkapkan strategi dan program kerja lainnya, yaitu peningkatan kualitas/mutu layanan kepada para pelanggan. Pertama, evaluasi golongan tarif pelanggan/klasifikasi pelanggan. Kedua, meningkatkan kerja sama untuk kemudahan pembayaran rekening. Ketiga, pengembangan mobile apps. Keempat, monitoring dan evaluasi update data induk langganan.
Kelima, meningkatkan penerapan Customer Relationship Management (CRM). Keenam, meningkatkan komunikasi informasi dan edukasi kepada pelanggan untuk hidup lebih bersih dan sehat. Ketujuh, menjalin hubungan baik dengan pelanggan. Delapan, meningkatkan metode pemasaran, seperti digital marketing dan direct selling. Sembilan, meningkatkan respon pengaduan pelanggan. Kesepuluh, pelatihan softskill untuk petugas lapangan.
Strategi dan program kerja lainnya, disebutkan Dadi Wardiman optimalisasi penggunaan digitalisasi dan transformasi operasional.
“Mulai dari pengembangan dashboard operasional harian petugas dan integrasi data operasional dengan sistem lainnya,” katanya.*





