Banjir Merendam Sekolah Darussurur, Siswa Gotong-royong Bersihkan Kelas

Lumpur menutupi halaman Yayasan Pendidikan Darussurur dan belasan rumah di Kampung Panyaweuyan, RT 02/RW 13, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Selasa (29/7/2025).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Hujan deras yang menimpa Kota Cimahi memicu terjadinya banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya merendam Yayasan Pendidikan Darussurur dan belasan rumah di Kampung Panyaweuyan, RT 02/RW 13, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.

Informasi yang dihimpun, banjir bersamaan dengan hujan lebat yang terjadi pada Senin (28/7/2025) sekitar pukul 19.00 WIB dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter sampai 1,2 meter.

Air baru surut pada Selasa (29/7/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Siswa dan guru yang baru mengetahui kondisi sekolah langsung bergotong-royong membersihkan lumpur.

Salah seorang guru, Rohman M. Arifin mengatakan, ada 8 kelas yang terdampak banjir, selain itu perpustakaan, ruang kepsek, ruang komite, dan ruang satpam.

Pembersihan ruangan melibatkan siswa SMK dan SMP. Sementara siswa SD diliburkan sehari setelah sekolah bersih dari sisa banjir.

“Hari ini siswa SD full diliburkan dan kembali masuk besok, Rabu (30/7/2025),” kata Rohman, Selasa (29/7/2025).

Ia mengungkapkan, banjir kali ini kejadian yang ketiga di tahun ini. Hanya saja jika dibandingkan banjir 2023, kali ini lebih parah,” sebut Arifin.

Salah seorang siswa kelas VIII SMP Darussurur, Viryal (14) ikut membantu membersihkan ruang kelas tempatnya belajar. Lumpur disiram dengan air bersih, dibantu teman-temannya mendorong lumpur ke luar ruangan.

“Bersih-bersih mulai dari jam 7 pagi, dan beres sekitar jam 9. Itupun baru ruangan kelas, lapangannya masih tertutup lumpur,” kata Viryal.

Ia mengaku senang hati membersihkan sekolah yang kotor oleh lumpur. Itu semua dilakukan bersama teman-temanya agar bisa belajar dengan nyaman.

“Kami berharap banjir ini menjadi yang terakhir terjadi. Semoga ada solusi untuk mengatasinya,” harapnya.*

Pos terkait