Program MBG Buka 18.050 Lapangan Kerja Baru bagi Warga Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna berdialog dengan salah satu pegawai SPPG di Desa Nagrak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Selasa (15/9/2025).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan di Kabupaten Bandung tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar bagi penyerapan tenaga kerja lokal.

Terbukanya lapangan kerja berkat keberadaan 361 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan jumlah penerima manfaat sekitar 1,2 juta siswa.

“SPPG ada di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung, dan setiap dapur akan menyerap sekitar 50 tenaga kerja lokal. Artinya, program ini siap membuka 18.050 lapangan kerja baru bagi warga Kabupaten Bandung,” tulis Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam unggahannya di Instagram yang dikutip, Kamis (18/9/2025).

Sebelumnya, Bupati Dadang Supriatna memperkirakan perputaran uang program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung mencapai Rp4,3 triliun per tahun.

“Setiap dapurnya itu rata-rata 3.500 orang sasaran penerima manfaatnya. Di hitung sekitar 1,3 juta jiwa anak-anak atau masyarakat Kabupaten Bandung yang menerima bantuan program MBG ini. Dengan perputaran uang setahun hampir Rp 4,3 triliun,” kata Bupati.

Menurutnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa bekerja sama dengan program MBG atau SPPG yang ada di desa, kelurahan atau kecamatan masing-masing.

“Program MBG ini untuk mempersiapkan anak-anak kita untuk calon pemimpin di masa yang akan datang dalam menghadapi Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Bupati menjelaskan sasaran penerima manfaat program MBG itu, yakni anak-anak PAUD, TK, SD, SMP, SMA, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Kepala desa dan camat diminta untuk melakukan pendataan jangan sampai ada yang kelewat.

“Saya berharap dengan adanya program MBG Presiden Prabowo ini bisa menciptakan anak-anak berkualitas. Dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, yang tinggal 20 tahun lagi ada lima skema yang dipersiapkan,” pungkasnya.(Advetorial).**

 

Pos terkait