Bupati Bandung Dorong KDMP Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Koperasi Simpan Pinjam

Bupati Bandung Dadang Supriatna.(Dok.Prokompim Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bukan hanya wadah simpan pinjam, tetapi gerakan ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung pemerataan kesejahteraan di pedesaan.

Ia menekankan, KDMP harus mampu meningkatkan produktivitas masyarakat desa dan menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Untuk itu, Bupati meminta seluruh kepala desa dan ketua KDMP agar turun langsung ke lapangan, berdialog dengan warga, serta aktif memberikan edukasi dan sosialisasi terkait manfaat koperasi ini.

“KDMP bukan sekadar tempat menyimpan uang, tapi wadah gotong royong ekonomi yang menguatkan desa dari dalam. Saya ingin setiap kepala desa hadir di tengah masyarakat, mendengar, dan menggerakkan,” kata Bupati Dadang Supriatna saat memimpin rapat koordinasi terkait perkembangan KDMP untuk wilayah Kecamatan Pangalengan dan Kecamatan Cimaung, beberapa hari lalu.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung akan menyalurkan bantuan permodalan bagi koperasi yang sudah berjalan, sekaligus mengawal perkembangan KDMP di 100 desa sebagai proyek percontohan. Program ini akan dipantau melalui roadshow rutin ke berbagai wilayah.

Bupati optimistis, jika gerakan ini berjalan konsisten, angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Bandung dapat ditekan secara signifikan.

Selain memperkuat ekonomi desa, KDMP juga diarahkan untuk menjaga stabilitas swasembada pangan. Bupati menginstruksikan agar setiap desa melakukan pendataan potensi usaha yang sudah berjalan, terutama di sektor pangan dan pertanian.

“Saya berharap hasil pertanian dan perkebunan dari Cimaung dan Pangalengan seperti kopi terus dikembangkan. Potensi wisata juga bisa digarap melalui koperasi dengan menggandeng investor lokal,” ujar Dadang Supriatna yang akrab dipanggil Kang DS ini.

Tak hanya itu, Bupati juga mendorong agar KDMP dapat bergerak di sektor air bersih, berkolaborasi dengan PDAM dan BUMDes, sehingga koperasi benar-benar menjadi pusat ekonomi multifungsi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, saya yakin KDMP akan menjadi gerakan besar yang membawa kemandirian ekonomi bagi desa-desa di Kabupaten Bandung,” pungkasnya.*

Pos terkait