SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menghadiri gala premier film biografi berjudul “Bedas Manunggal Sajati” yang mengangkat perjalanan hidupnya sejak masa kecil hingga menjadi kepala desa.
Penayangan perdana film tersebut digelar di Gedong Budaya Soreang (GBS), Selasa (28/10/2025), bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97. Film inspiratif ini dapat disaksikan secara gratis oleh masyarakat Kabupaten Bandung mulai 28 hingga 30 Oktober 2025.
Bupati yang akrab disapa Kang DS itu mengatakan, film ini dihadirkan sebagai bentuk inspirasi bagi para pemuda agar terus bersemangat mengejar cita-cita dan menjadi generasi muda yang produktif.
“Film ini saya persembahkan untuk warga Kabupaten Bandung, terutama para pemuda. Tujuannya untuk memberikan motivasi bahwa kesuksesan tidak hanya dimiliki oleh mereka yang lahir dari keluarga kaya, tetapi bisa diraih oleh siapa pun yang memiliki semangat belajar, kerja keras, dan cita-cita tinggi,” ujar Kang DS usai pemutaran film di Gedong Budaya Soreang, Selasa (28/10/2025).
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku belum pernah menonton film tersebut sebelumnya. Ia merasa terharu ketika menyaksikan cuplikan kisah hidupnya yang penuh perjuangan dan pengorbanan.
“Saya tidak menyangka perjalanan hidup saya bisa diangkat ke layar lebar. Banyak kenangan dan perjuangan yang kembali terlintas saat menontonnya. Saya tidak bisa menahan air mata karena kisah itu nyata. Dari kecil hidup saya penuh kesulitan, tapi berkat do’a orang tua, kerja keras, dan izin Allah SWT, saya bisa sampai di titik ini,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kang DS menuturkan bahwa film biografi dengan sub judul “Dari Lio Bata ke Pendopo” tersebut baru menampilkan sebagian kecil dari perjalanan hidupnya. Ia berencana memproduksi versi lengkapnya agar bisa ditayangkan secara profesional di layar lebar.
“Film ini baru seperempat jalan. Nanti kita sempurnakan lagi, mungkin durasinya sekitar satu jam. Targetnya bisa diputar di momentum Sumpah Pemuda menjelang satu abad atau pada momen nasional lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Bandung itu menuturkan bahwa sasaran utama penayangan film tersebut adalah pelajar di sekolah-sekolah. Menurutnya, generasi muda harus mendapat dorongan positif agar tidak mudah menyerah menghadapi keterbatasan.
“Anak-anak sekolah harus tahu bahwa setiap orang punya kesempatan yang sama untuk sukses. Jangan pernah merasa minder karena kondisi ekonomi. Yang penting hormat pada orang tua, rajin belajar, dan punya cita-cita besar,” tegasnya.
Dalam pesannya kepada para pemuda, Dadang mengingatkan pentingnya semangat kebangkitan dan produktivitas. Ia berharap pemuda masa kini tidak terjebak dalam kenyamanan, melainkan terus berinovasi dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
“Pemuda zaman sekarang jangan tidur. Harus bangkit dan menjadi pemuda yang produktif. Kalau kita punya mimpi besar, spiritualitas tinggi, dan hati yang bersih, insya Allah kita bisa menghasilkan karya besar untuk kebangkitan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Film “Bedas Manunggal Sajati”
diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda Kabupaten Bandung, untuk tidak mudah menyerah dalam meraih kesuksesan.*





