Bupati Bandung Ajak Lulusan IAI Persis Bandung Jadi Intelektual Muslim Berkarakter di Era Digital

Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-26 Institut Agama Islam (IAI) Persis Bandung Tahun Akademik 2024–2025 yang digelar di Gedung Budaya Soreang, Sabtu (15/11/2025).(Dok.Prokompim Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-26 Institut Agama Islam (IAI) Persis Bandung Tahun Akademik 2024–2025 yang digelar di Gedung Budaya Soreang, Sabtu (15/11/2025).

Acara tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan yang resmi menuntaskan pendidikannya di tengah dinamika perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan apresiasi atas terlaksananya wisuda dan menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar capaian akademik, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai intelektual muslim. Ia menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan era digital tanpa meninggalkan nilai moral dan akhlak.

“Wisuda bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal amanah baru. Para lulusan harus siap menjadi bagian dari kemajuan bangsa, berkontribusi di tengah masyarakat, dan menjaga karakter sebagai generasi berakhlakul karimah,” ujar Bupati.

Dadang Supriatna juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai pilar menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah Kabupaten Bandung, ujarnya, terus memperkuat kualitas pendidikan melalui berbagai program, termasuk beasiswa BESTI yang kembali dibuka untuk 200 mahasiswa pada 2025.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan apresiasi kepada civitas akademika IAI Persis Bandung atas perannya dalam mencetak lulusan berkompeten dan memperkuat tradisi keilmuan Islam. Ia juga menyampaikan penghargaan khusus kepada para orang tua wisudawan yang telah mendampingi putra-putrinya hingga menuntaskan pendidikan tinggi.

Bupati Bandung berharap para lulusan IAI Persis Bandung mampu mengambil peran strategis sebagai agent of change di masyarakat. “Kami berharap para wisudawan menjadi pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.*

Pos terkait