SATUMEDIA.ID – Bakal calon Bupati Bandung Barat, Edi Rusyandi bersilaturahmi dengan para Kiai Nahdlatul Ulama. Kader Partai Golkar ini menemui para ulama tersebut di Sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung Barat (KBB).
“Pada Minggu (26/5/2025) saya bersilaturahmi sekaligus minta doa resmi kepada para kiai di PCNU KBB,” kata Edi Rusyandi, Rabu (29/5/2024).
Dalam kesempatan tersebut diterima oleh jajaran inti dari pengurus Syuriah dan juga Tanfidziyah PCNU. Antara lain Wakil Rois KH. Abdul Majid dan KH. Ali Masruri. Sementara dari jajaran Tanfidziyah hadir Ketua KH. Yusuf Abdul Qodir, Sekretaris H. Cecep Nedi Sugilar beserta jajaran yang lainnya.
“Selain bersilaturahmi saya menyampaikan terkait peran dan kerja pelayanan yang selama ini diemban sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Edi sebagai kader NU meminta izin, doa, dan restu kepada segenap jajaran PCNU perihal penugasan partai untuk mengikuti Pilkada KBB Tahun 2024.
“Sebagai seorang kader, saat ini sebagai Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jabar, layaknya anak terhadap orang tua, yang dalam waktu ini akan menempuh perjalanan atau punya hajat. Kita mohon doa restunya agar perjalanan ini diridhoi dan dimudahkan,” ujarnya.
Edi juga meminta bimbingan dan nasehat agar dalam perjalanan hajat politik ini dapat menempuh rambu rambu kebaikan.
“Dalam pertemuan ini saya tidak minta dukungan. Karena saya tahu aturan organisasi yang digariskan. Urusan dukungan, namanya anak kepada orang tua tidak perlu diminta. Saya hanya minta doa restu bimbingan dan nasehat. itu saja,” tandasnya.
“Alhamdulillah saya diterima dengan baik, hangat layaknya keluarga. Dan tentu saja saya banyak mendapatkan banyak nasehat yang sangat berharga sebagai bekal perjuangan khidmah politik dari para guru semua,” sambungnya.
Sementara itu Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU KBB KH A Ishaq Fauzi Al Fauzany mengucapkan terima kasih atas kedatangan Edi.
Menurut Ishaq, Edi bukanlah orang asing keluarga besar NU. Pada dasarnya, kata dia, Edi menjadi salah satu pengurus GP Ansor Jawa Barat.
“Artinya kalau dari sisi hierarki organisasi, Ansor kan anak dari NU jadi sebetulnya sudah tidak asing, sama dengan silaturahmi anak terhadap orang tua,” kata Ishaq.
Ishaq menilai, Edi jadi salah satu kader terbaik dan sudah menunjukkan kemampuannya di bidang politik dengan terpilih menjadi anggota DPRD Jabar.
“Kang Edi adalah kader terbaik di kami, sehingga mampu menunjukkan kemampuannya, mampu menunjukkan kekuatannya,” tukasnya.*





