Disdik Kabupaten Bandung Dorong Sekolah Unggul Lewat Penguatan Komunitas Belajar Guru

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah.(Instagram).**

SATUMEDIA.ID  – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar menggelar Kegiatan Fasilitasi Komunitas Belajar Guru Jenjang SD dengan tema “Membangun Sekolah Unggulan Melalui Komunitas Belajar Guru yang Adaptif dan Kolaboratif.”

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah. Hadir pula Kepala Bidang Sekolah Dasar, Kiki Taufik, beserta jajaran yang menjadi panitia penyelenggara, Rabu (26/11/2025).

Dalam sambutannya, Asep menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak muncul secara instan.

“Mutu itu tumbuh dari budaya belajar yang kuat, kolaborasi yang sehat, serta kemampuan seluruh warga sekolah untuk beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Asep Kusumah dikutip dari Instagram Disdik Kabupaten Bandung, Kamis (27/11/2025).

Ia menjelaskan, program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi guru agar terus belajar dan memperkuat peran komunitas belajar (Kombel) sebagai motor peningkatan kualitas pembelajaran. Kombel diharapkan menjadi wadah bagi guru dan tenaga kependidikan untuk saling berbagi praktik baik, berdiskusi, dan mencari solusi bersama.

Melalui komunitas belajar yang adaptif, guru didorong untuk membuka diri terhadap inovasi dan melakukan refleksi berkelanjutan. Pendekatan adaptif dinilai penting agar strategi pembelajaran dapat terus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, perubahan kurikulum, hingga dinamika sosial budaya yang memengaruhi proses belajar-mengajar.

Karakter kolaboratif dalam Kombel dipercaya dapat meningkatkan profesionalisme guru. Setiap pendidik diharapkan tidak berjalan sendiri, melainkan tumbuh bersama melalui pengalaman dan pengetahuan yang dibagikan antarsesama.

“Upaya itu juga sejalan dengan tiga prinsip pembelajaran yang ingin terus diperkuat: pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi seluruh murid,” ujarnya.

Disdik Kabupaten Bandung melihat budaya adaptif dan kolaboratif sebagai fondasi untuk membangun sekolah yang unggul. Ketika komunitas belajar tumbuh kuat, sekolah dapat berkembang menjadi ekosistem yang dinamis, tempat seluruh warganya bertumbuh, saling menginspirasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan karakter murid.

Dengan penguatan komunitas belajar guru, Dinas Pendidikan berharap sekolah dasar di Kabupaten Bandung dapat terus melahirkan inovasi yang relevan dan menghadirkan lingkungan belajar yang semakin baik bagi anak-anak.*

Pos terkait