SATUMEDIA.ID – Upaya meningkatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung mendapat perhatian Komisi IX DPR RI. Dalam kunjungan kerja spesifik ke SPPG Bojongsoang Tegalluar 2, Kecamatan Bojongsoang, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, memaparkan perkembangan sekaligus tantangan yang tengah dihadapi pemerintah daerah.
Cakra menjelaskan bahwa Kabupaten Bandung saat ini memiliki 155 SPPG yang telah memperoleh SK dari Badan Gizi Nasional (BGN), sementara 190 SPPG sudah aktif melayani masyarakat.
Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan peningkatan kapasitas melalui berbagai pelatihan dan sosialisasi Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) yang melibatkan pakar dari berbagai bidang.
“Kami memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai standar, mulai dari akurasi data sasaran hingga kesiapan fasilitas di setiap SPPG,” ujar Cakra dikutip dari Instagram Prokompim Kabupaten Bandung, Kamis (4/12/2025).
Ia menambahkan bahwa Pemkab Bandung telah menyiapkan langkah-langkah strategis dalam APBD 2026, mengingat target pemerintah pusat agar 358 SPPG beroperasi penuh di masa mendatang. Antisipasi terhadap potensi kelangkaan komoditas dan inflasi pangan juga dilakukan melalui dashboard pemantauan SPPG serta aplikasi monitoring kebutuhan bahan baku untuk menjaga stabilitas distribusi.
Selain memperkuat kualitas layanan, Pemkab Bandung memperluas cakupan pendataan, tak hanya pada anak sekolah tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta pemetaan wilayah berbasis dapil, termasuk di 12 titik wilayah 3T.
Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menekankan bahwa keberhasilan MBG bergantung pada kepatuhan terhadap standar keamanan pangan, kesiapan sarana, dan proses sertifikasi. Ia menyampaikan bahwa Komisi IX akan terus mengawal pelaksanaan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Kunjungan ini menjadi ruang evaluasi bagi pemerintah daerah sekaligus kesempatan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi memastikan program MBG berjalan aman, tepat sasaran, dan berkelanjutan.*





