Target 2026, Pemkab Bandung Bangun Gudang dan Gerai KDMP di 280 Desa-Kelurahan

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat peletakan batu pertama gudang dan gerai KDMP di Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Selasa (16/12/2025).(Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Bandung terus mempercepat pembangunan gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program strategis nasional. Hingga akhir 2025, sebanyak 56 desa di Kabupaten Bandung telah memulai pembangunan fasilitas tersebut.

Salah satu pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama gudang dan gerai KDMP di Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Selasa (16/12/2025). Lokasi pembangunan memanfaatkan tanah carik milik Desa Cileunyi Wetan yang berada di kawasan eks Terminal Cileunyi.

“Untuk gudang atau gerai KDMP se-Kabupaten Bandung, saat ini baru 56 desa yang sedang dibangun. Salah satunya hari ini di Desa Cileunyi Wetan dengan memanfaatkan tanah carik desa,” ujar Bupati Bandung Dadang Supriatna usai acara peletakan batu pertama.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung, yakni 270 desa dan 10 kelurahan, telah memiliki gudang dan gerai KDMP pada 2026. Target tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Kami sudah mengumpulkan para kepala desa dan lurah. Pada Januari 2026 nanti, pembangunan gudang dan gerai KDMP juga akan dimulai di kelurahan, terutama yang sudah siap. Saat ini ada delapan kelurahan yang siap dibangun,” kata Kang DS.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan pembangunan, terutama terkait ketersediaan dan lokasi tanah carik desa. Beberapa desa telah memiliki tanah carik, namun lokasinya dinilai kurang strategis.

“Untuk desa yang belum punya tanah carik atau lokasinya tidak strategis, diusulkan adanya ruislag. Nanti kita upayakan pembiayaannya melalui ADPD yang bersumber dari APBD Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Kang DS menargetkan pada Maret 2026 mendatang, setidaknya 50 persen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Bandung telah memiliki gudang dan gerai yang beroperasi.

“Nanti kami akan rapat khusus dengan Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk membahas dan menyelesaikan berbagai kendala yang ada,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS menilai lokasi pembangunan KDMP Cileunyi Wetan sangat strategis karena berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan antarwilayah di Bandung Raya.

“Mudah-mudahan dengan dibangunnya gudang dan gerai KDMP ini bisa membangkitkan ekonomi masyarakat Desa Cileunyi Wetan dan sekitarnya,” harapnya.

Acara peletakan batu pertama turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Dindin Syahidin, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Gugum Gumilar, Camat Cileunyi Cucu Endang, Kepala Desa Cileunyi Wetan Hari Haryono, serta sejumlah pihak terkait lainnya.*

Pos terkait