SATUMEDIA.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan untuk merelokasi warga terdampak longsor di Kampung Babakan RT 05/RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB itu diduga berdampak terhadap sekitar 30 rumah warga.
Keputusan relokasi tersebut diambil Dedi saat meninjau langsung lokasi bencana pada Sabtu siang. Dari hasil peninjauan, kawasan perbukitan di sekitar lokasi longsor didominasi oleh kebun sayur yang dinilai rentan memicu pergerakan tanah.
“Daerah di sini sebaiknya dihutankan kembali. Warga direlokasi karena potensi longsor sangat tinggi dan berbahaya jika tetap ditempati,” ujar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM di lokasi.
Sebagai langkah sementara, warga yang selamat dari bencana diminta untuk mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan bantuan sebesar Rp10 juta per kepala keluarga yang diperuntukkan bagi biaya sewa rumah dan kebutuhan hidup sehari-hari.
Selain itu, keluarga korban meninggal dunia akibat longsor akan menerima santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.
KDM menegaskan, saat ini Pemprov Jawa Barat memprioritaskan proses pencarian korban yang masih tertimbun material longsor, sekaligus melakukan pemulihan dan restorasi lingkungan di area terdampak.
“Pencarian dilakukan semaksimal mungkin oleh tim gabungan,” kata Dedi.
Adapun tim gabungan tersebut terdiri dari BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, serta relawan yang terus berjibaku di tengah kondisi medan yang sulit.*





