Pencarian Hari Ketiga Longsor Cisarua Terhambat Hujan, Tim SAR Temukan Empat Korban

Pencarian korban yang tertimbun longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB (Darma/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Operasi pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali dilanjutkan pada Senin (26/1/2026). Namun, upaya tim SAR gabungan pada hari ketiga ini sempat terhenti akibat hujan deras yang mengguyur lokasi bencana.

Demi menghindari risiko longsor susulan, seluruh petugas terpaksa meninggalkan area pencarian untuk sementara waktu. Meski demikian, sebelum pencarian dihentikan, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat jasad dari timbunan material longsor.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan dengan temuan tersebut jumlah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi hingga hari ketiga operasi mencapai 29 orang.

“Jumlah korban yang berhasil dievakuasi hari ini sebanyak empat body bag. Dengan demikian, total korban yang telah diserahkan sejak operasi SAR dimulai berjumlah 29 body bag,” ujar Syafii saat ditemui di lokasi, Senin (26/1/2026).

Seluruh jasad korban selanjutnya dibawa ke posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat yang berlokasi di Puskesmas Desa Pasirlangu. Di posko tersebut, proses identifikasi dilakukan sebelum korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Syafii menegaskan, proses identifikasi korban sepenuhnya menjadi kewenangan Polri. Basarnas, kata dia, hanya bertugas dalam proses pencarian dan evakuasi.

“Informasi terakhir yang kami terima, sebanyak 17 korban telah teridentifikasi dan sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing,” kata Syafii.

Cuaca menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian hari ketiga. Kondisi sempat cerah pada pagi hari, namun hujan deras turun sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, sehingga pencarian dihentikan sementara.

“Kondisi cuaca memang berubah-ubah. Pagi hari sempat menyulitkan karena hujan lebat, namun siang hari cuaca mulai berangsur membaik. Kami berharap operasi pencarian dapat dimaksimalkan dengan dukungan doa dari semua pihak,” ujarnya.

Selain mengerahkan personel darat, operasi SAR juga didukung penggunaan drone untuk memantau area longsor dari udara. Sebanyak 250 personel dikerahkan dan disebar ke lima titik pencarian, yakni sektor A1, A2, A3, B1, dan B2.

Tim SAR gabungan berkomitmen melanjutkan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan.*

Pos terkait