SATUMEDIA.ID – Sekretaris PC Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sandi Supyandi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musyawarah Cabang (Muscab) II IKA PMII KBB yang berjalan lancar dan sukses.
Menurut Sandi, agenda organisasi tersebut menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus memperkuat peran alumni PMII dalam pembangunan daerah.
“Sebagai kader PMII, saya bersyukur agenda keorganisasian yang direncanakan dapat berjalan dengan baik. Ke depan tentu masih banyak tugas yang harus dilakukan, terutama dalam menjalankan misi kemanusiaan dan membela nilai-nilai kebenaran,” ujar Sandi.
Dalam Muscab II tersebut, kepemimpinan IKA PMII KBB resmi beralih dari Syamsul Maarif kepada Saiful Rachman yang kini dipercaya menjadi ketua periode 2026-2031. Sementara Sandi Supyandi mengemban amanah sebagai sekretaris organisasi.
Ia menilai pergantian kepemimpinan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk memperkuat kiprah organisasi di tengah masyarakat Bandung Barat. Menurutnya, IKA PMII memiliki potensi besar karena menjadi wadah berhimpunnya alumni yang telah ditempa pengalaman organisasi.
“IKA PMII harus menjadi ruang pengabdian nyata. Saatnya alumni hadir di tengah masyarakat dengan mengaplikasikan moto organisasi, yakni dzikir, fikir, dan amal saleh,” kata Sandi yang juga Ketua Komisi I DPRD KBB ini.
Sandi menegaskan, nilai-nilai tersebut akan terus dirumuskan agar dapat menjangkau akar rumput masyarakat, terutama dalam mendorong kesalehan sosial dan kontribusi nyata bagi daerah.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail dalam kegiatan tersebut yang dinilai menjadi motivasi bagi para kader, mengingat sosok tersebut juga merupakan alumni PMII.
“Kehadiran beliau menjadi inspirasi sekaligus tantangan bagi kami untuk terus berkiprah dan menghadirkan gagasan-gagasan demi kemajuan Bandung Barat, khususnya dalam membela kaum mustad’afin,” ujarnya.
Ke depan, IKA PMII KBB berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi dengan memetakan kader di setiap kecamatan serta menyusun komposisi kepengurusan dalam dua bulan ke depan sebelum pelantikan resmi dilakukan.
“Kami yakin sudah waktunya membangunkan kembali kader-kader PMII di Bandung Barat. Ilmu dan bakti harus hadir di tengah masyarakat,” kata Sandi.*





