Kualitas Hidup Meningkat, IPM Kabupaten Bandung Tumbuh 1,33 Persen

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung pada 2025 meningkat signifikan dan menunjukkan percepatan dibandingkan tahun sebelumnya.(Data BPS).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung mencatatkan capaian menggembirakan di bidang pembangunan manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung pada 2025 meningkat signifikan dan menunjukkan percepatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Bupati Bandung mengungkapkan, IPM Kabupaten Bandung pada 2025 mencapai 75,58 poin. Angka tersebut naik 0,99 poin atau tumbuh 1,33 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 74,59 poin.

“IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 naik mencapai 75,58, meningkat 0,99 poin atau 1,33 persen dibandingkan tahun 2024,” ujar Bupati saat kunjungan kerja ke Kecamatan Rancaekek, Senin (23/2/2025).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung per 20 Februari 2026, seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan. Dalam lima tahun terakhir, tren kenaikan IPM juga terjaga. Sepanjang periode 2020–2025, IPM Kabupaten Bandung rata-rata tumbuh 0,78 persen per tahun.

Pada dimensi kesehatan, Umur Harapan Hidup (UHH) bayi yang lahir pada 2025 tercatat sebesar 75,70 tahun. Angka ini meningkat 0,47 tahun dibandingkan bayi yang lahir pada tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut menjadi indikator membaiknya kualitas layanan kesehatan dan kondisi sosial masyarakat.

Di sektor pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas naik dari 12,74 tahun pada 2024 menjadi 12,99 tahun pada 2025 atau meningkat 0,25 tahun.

Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas juga mengalami kenaikan 0,25 tahun, dari 9,15 tahun menjadi 9,40 tahun pada 2025. Peningkatan ini menunjukkan semakin terbukanya akses pendidikan dan bertambahnya rata-rata jenjang pendidikan yang ditempuh masyarakat.

Adapun pada dimensi standar hidup layak yang diukur melalui rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun (disesuaikan), terjadi peningkatan sebesar Rp 227.000 atau 1,99 persen. Jika pada 2024 berada di angka Rp 11,39 juta, maka pada 2025 naik menjadi Rp 11,62 juta.

Kenaikan di seluruh dimensi tersebut memperlihatkan pembangunan di Kabupaten Bandung tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat.

Dengan tren positif ini, Pemkab Bandung optimistis kualitas hidup masyarakat akan terus membaik dalam beberapa tahun ke depan.*

 

Pos terkait