SATUMEDIA.ID – Tumpukan sampah yang sempat menggunung di sejumlah titik di Kota Bandung mulai berangsur terurai. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti kembali berjalan sejak Senin (23/3/2026).
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menyebut kondisi TPS yang sempat penuh pada pagi hari kini mulai menunjukkan penurunan volume seiring dimulainya kembali aktivitas pengangkutan.
“Pagi tadi memang masih terlihat penuh, tapi sore ini sudah mulai berkurang karena pengangkutan kembali berjalan,” ujar Darto.
Ia menjelaskan, penumpukan sampah yang terjadi sebelumnya merupakan dampak dari pembatasan pengangkutan dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, terjadi “tabungan” sampah yang kini harus diselesaikan secara bertahap.
Berdasarkan pemantauan melalui sistem Smart Waste Management (SWM), aktivitas pengangkutan dan pengolahan sampah sudah kembali berlangsung di berbagai wilayah, meski belum sepenuhnya normal.
Sejumlah titik masih menjadi perhatian, terutama di kawasan Ciwastra, Cijambe, dan Jalan Indramayu. Di lokasi tersebut, penanganan telah dilakukan, namun volume sampah belum bisa diangkut seluruhnya dalam satu hari.
“Ini butuh waktu karena ada akumulasi dari hari sebelumnya, ditambah kuota pengangkutan harian yang terbatas,” jelasnya.
Di sisi lain, DLH juga mengandalkan pengolahan sampah berbasis wilayah melalui program Gaslah untuk mempercepat pengurangan volume. Hingga Senin siang, beberapa kecamatan bahkan telah melampaui target harian.
Ujungberung, Bandung Kidul, dan Batununggal tercatat menjadi wilayah dengan capaian tertinggi. Sementara kecamatan lain seperti Cibiru, Gedebage, Kiaracondong, Arcamanik, Antapani, dan Mandalajati telah menembus lebih dari 50 persen target.
DLH optimistis capaian tersebut akan terus meningkat hingga sore hari, dengan target seluruh kecamatan minimal mencapai setengah dari target pengolahan harian.
Upaya percepatan juga dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Pemantauan lapangan terus diperkuat untuk memastikan penanganan berjalan efektif, khususnya di titik-titik prioritas.
Darto menargetkan, mulai Selasa (24/3/2026), sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung dapat kembali berjalan normal secara bertahap.
“Besok kita tingkatkan lagi, baik pengangkutan maupun pengolahan. Harapannya segera kembali normal,” katanya.
DLH pun mengimbau warga tetap tenang dan berperan aktif mengurangi sampah dari sumbernya, sembari pemerintah terus menggenjot penanganan hingga kondisi benar-benar pulih.





