SATUMEDIA.ID – Ajang lari lintas alam Java Mountain Marathon akan digelar pada 25–26 April 2026 di kawasan Patuha, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Event ini menawarkan tantangan ekstrem bagi para pelari dengan rute pegunungan yang memadukan keindahan alam dan tingkat kesulitan tinggi.
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam audiensi antara penyelenggara dan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb di Soreang, Rabu (22/4/2026). Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah memastikan kesiapan teknis sekaligus menekankan pentingnya aspek keselamatan peserta.
Ali menilai Java Mountain Marathon sebagai ajang strategis yang tidak hanya menguji ketahanan fisik pelari, tetapi juga menjadi sarana efektif mempromosikan potensi wisata Kabupaten Bandung, khususnya kawasan Patuha yang dikenal dengan lanskap alamnya.
“Event ini punya daya tarik besar. Selain olahraga, ini juga momentum memperkenalkan destinasi unggulan daerah kepada publik,” ujarnya.
Dengan karakter lintasan yang menantang, mulai dari tanjakan curam hingga jalur berbatu, penyelenggara diminta memastikan rute tetap aman dan representatif bagi peserta dari berbagai level kemampuan.
Selain itu, Pemkab Bandung juga menyoroti pentingnya kesiapan jalur evakuasi di sejumlah titik rawan. Hal ini dinilai krusial untuk mengantisipasi risiko kelelahan maupun cedera yang bisa dialami peserta selama lomba berlangsung.
“Jalur evakuasi harus benar-benar diperhatikan. Koordinasi di lapangan menjadi kunci agar setiap kondisi darurat dapat ditangani dengan cepat,” kata Ali.
Java Mountain Marathon diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga bergengsi, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Kabupaten Bandung.*





