Satpol PP Kota Bandung Bersihkan Lapak PKL Terbengkalai di Jalur BRT Cicadas

Satpol PP Kota Bandung mulai menata kawasan Cicadas dengan membersihkan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang sudah tidak aktif, Rabu (22/4/2026).(Dok.Diskominfo Kota Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mulai menata kawasan Cicadas dengan membersihkan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang sudah tidak aktif. Penataan ini dilakukan untuk mendukung rencana jalur Bus Rapid Transit (BRT) sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih tertib dan nyaman.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Bandung, Yayan Ruyandi, menegaskan langkah tersebut bukan penertiban besar-besaran, melainkan pembersihan fasilitas yang terbengkalai.

“Yang kami lakukan adalah pengangkutan roda atau lapak yang sudah tidak digunakan. Total ada 16 roda, diangkut dalam dua tahap, masing-masing delapan roda,” ujar Yayan dalam pernyataannya, Selasa (21/4/2026).

Pengangkutan dilakukan pada 8 April dan 20 April 2026 oleh sekitar 30 personel Satpol PP. Langkah ini dinilai penting untuk menghilangkan kesan kumuh serta menata kawasan agar lebih rapi dan estetik, seiring rencana pengembangan jalur BRT di wilayah tersebut.

Yayan menjelaskan, kawasan Cicadas masuk dalam lintasan BRT yang akan melintasi 12 kecamatan di Kota Bandung, termasuk Kecamatan Cibeunying Kidul. Namun, untuk penertiban menyeluruh di sepanjang jalur tersebut masih menunggu tahapan administratif.

“Saat ini masih dalam tahap surat peringatan kedua (SP2). Penertiban menyeluruh akan dilakukan setelah SP3 diterbitkan dengan mempertimbangkan situasi di lapangan,” katanya.

Ia memastikan proses penataan berlangsung kondusif tanpa konflik. Menurutnya, langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara koordinator PKL, pihak kecamatan, kelurahan, serta Satpol PP.

“Tidak ada penolakan karena ini hasil musyawarah. Lapak yang diangkut memang sudah tidak aktif, jadi lebih baik dibersihkan agar tidak terbengkalai,” ucapnya.

Selain di Cicadas, penataan serupa juga telah dilakukan di sejumlah wilayah lain di Kota Bandung, seperti Sukajadi, dengan pendekatan yang mengedepankan koordinasi dan kesepakatan bersama warga.*

Pos terkait