SATUMEDIA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, mendorong percepatan penerapan sistem parkir berlangganan berbasis digital di seluruh wilayah Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Parkir Berlangganan se-Jawa Barat di Grand Sunshine Soreang, Kamis (23/4/2026).
Dalam forum yang dihadiri perwakilan Dinas Perhubungan kabupaten/kota se-Jawa Barat itu, Cakra menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam menghadirkan solusi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dari sisi ekonomi.
“Sistem parkir harus bertransformasi. Pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Cakra.
Ia menjelaskan, sistem parkir berlangganan dinilai lebih efisien dibandingkan skema pembayaran harian yang selama ini membebani masyarakat. Menurutnya, akumulasi biaya parkir harian dalam setahun bisa mencapai lebih dari Rp1 juta.
“Dengan skema berlangganan, cukup sekitar Rp100.000 per tahun, beban itu bisa ditekan drastis. Ini bukan sekadar soal angka, tapi juga soal kenyamanan dan rasa aman masyarakat,” katanya.
Cakra juga menyoroti aspek transparansi dalam sistem digital. Dengan mekanisme berbasis teknologi, potensi kebocoran retribusi hingga praktik pungutan liar (pungli) dapat diminimalkan.
Selain itu, ia mendorong pendekatan sosialisasi yang lebih adaptif, terutama untuk menjangkau generasi muda. Menurutnya, komunikasi kebijakan publik harus dikemas secara menarik dan tidak kaku agar lebih mudah diterima.
“Pesan harus disampaikan secara ramah dan relevan dengan generasi muda. Ini penting agar kebijakan bisa dipahami dan didukung,” ucapnya.
Lebih lanjut, Cakra menilai potensi fiskal dari sektor parkir di daerah, termasuk di Kabupaten Bandung, sangat besar jika dikelola secara modern dan transparan. Ia pun mengajak seluruh pemerintah daerah di Jawa Barat untuk meninggalkan pola lama dan beralih ke sistem yang lebih akuntabel.
“Sudah saatnya kita keluar dari zona nyaman dan beralih ke sistem yang lebih modern demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas,” katanya.*





