SATUMEDIA.ID – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polres Cimahi memperkuat koordinasi dengan elemen serikat pekerja di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi. Langkah ini dilakukan guna memastikan keberangkatan hingga pelaksanaan aksi May Day Fiesta di Monas, Jakarta, berlangsung tertib dan aman.
Koordinasi dikemas dalam kegiatan silaturahmi dihadiri Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Saputra bersama Wakapolres Kompol Zulkarnaen serta jajaran di Saung 38 Setia, Selasa (28/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menegaskan komitmen kepolisian untuk mengawal penuh kegiatan buruh, mulai dari titik keberangkatan hingga kepulangan peserta.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman. Buruh dapat menyampaikan aspirasi, dan kami menjamin pengawalan serta keselamatannya,” ujar Niko.
Sebanyak 15 elemen serikat pekerja—enam dari Cimahi dan sembilan dari Bandung Barat—turut hadir. Mereka sepakat menjaga situasi tetap kondusif selama perjalanan maupun saat aksi berlangsung di Jakarta.
Untuk menghindari kepadatan, keberangkatan peserta akan dilakukan secara bertahap sejak tengah malam hingga dini hari. Skema ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan risiko di perjalanan.
Polres Cimahi menekankan dua fokus utama dalam pengamanan tahun ini, yakni mencegah konflik dan menekan potensi kecelakaan. Pendekatan ini menjadi bagian dari evaluasi penyelenggaraan May Day pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami ingin semua berjalan lancar tanpa gesekan maupun insiden. Keselamatan peserta menjadi prioritas utama,” katanya.
Selain pengamanan, sejumlah aspek teknis turut dibahas, seperti ketersediaan armada bus, konsumsi, hingga sistem komunikasi selama perjalanan. Kepolisian juga menyiapkan petugas liaison officer (LO) di setiap kelompok buruh dan kendaraan untuk memastikan koordinasi tetap terjaga.
Pengawalan akan dilakukan oleh satuan lalu lintas serta personel pengamanan di sejumlah titik keberangkatan.
Kapolres menambahkan, perhatian khusus juga diberikan pada pendataan peserta, pencegahan barang hilang, hingga memastikan tidak ada peserta yang tertinggal saat kepulangan.
Di akhir kegiatan, ia mengingatkan para buruh agar tetap menjaga sikap selama berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Jaga ketertiban dan nama baik daerah. Tunjukkan bahwa aksi buruh bisa berlangsung damai dan tertib,” ujarnya.
Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan serikat pekerja, pelaksanaan May Day 2026 diharapkan tidak hanya berjalan aman, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi yang konstruktif.*





