Baznas KBB Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Program Micropreneur

Melalui Program Micropreneur Baznas KBB Batch 1 Tahun 2026, mendorong transformasi mustahik menjadi pelaku usaha mandiri dan berdaya saing. Kegiatan ini  mengusung tema “Mustahik Menjadi Mandiri, dari Usaha Kecil Menuju Naik Kelas” pada Rabu (30/4/2026). (Dok. Baznas KBB).**

SATUMEDIA.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat. Melalui Program Micropreneur Baznas KBB Batch 1 Tahun 2026, lembaga ini mendorong transformasi mustahik menjadi pelaku usaha mandiri dan berdaya saing.

Kegiatan ini  mengusung tema “Mustahik Menjadi Mandiri, dari Usaha Kecil Menuju Naik Kelas” pada Rabu (30/4/2026). Sebanyak 16 peserta yang telah lolos proses verifikasi mengikuti program tersebut dengan latar belakang usaha yang beragam.

Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas usaha para penerima manfaat. Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan fasilitasi akses legalitas usaha, pemasaran, permodalan, hingga pendampingan berkelanjutan.

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM KBB, Ujang Herman, menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk dan penguasaan strategi pemasaran digital. Menurut dia, pelaku UMKM harus memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar, khususnya dalam pemanfaatan teknologi.

Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas KBB, Saiful Rachman, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret untuk memutus rantai ekonomi rentan di masyarakat.

“Melalui penguatan akses legalitas, permodalan, pemasaran, manajemen, hingga pendampingan, kami berharap para mustahik mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Micropreneur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan skala usaha peserta, tetapi juga mendorong perubahan status dari mustahik menjadi muzaki—penerima zakat yang bertransformasi menjadi pemberi zakat.

Dengan pendekatan terintegrasi tersebut, Baznas KBB optimistis para pelaku usaha binaan dapat tumbuh lebih cepat, tangguh, dan siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.*

Pos terkait