SATUMEDIA – Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, yakni Januari, Februari dan Maret 2024 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Cimahi mencapai 320 kasus.
Lonjakan kasus DBD dalam jangka waktu tiga bulan ini sudah melewati angka kasus DBD di Kota Cimahi tahun 2023 yang totalnya mencapai 300 kasus.
Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi mengungkapkan, akibat melonjaknya kasus DBD menyebabkan RSUD Cibabat sudah penuh oleh pasien DBD maupun pasien lainnya. Meski demikian, pihaknya memastikan situasi di rumah sakit masih bisa teratasi.
“Sejak terjadi lonjakan kasus DBD, rumah sakit sudah penuh terutama, RSUD Cibabat. Untuk sekarang masih teratasi, saya melakukan beberapa rencana kontingensi yaitu rencana ketika sesuatu yang tidak diperkirakan terjadi,” kata Dicky, belum lama ini.
Ia menyebut, salah satu solusinya
dengan memanfaatkan beberapa ruangan yang tadinya tidak digunakan untuk rawat inap untuk gunakan untuk rawat inap.
Ia menegaskan, pasien di rumah sakit harus segera mendapat penanganan medis yang efisien. Termasuk, ketersediaan obat dan tenaga medis yang memadai. Itu sangat penting untuk layanan kesehatan optimal.
“Alhamdulillah sampai sekarang unit transfusi darah stoknya cukup tersedia, terutama stok darah yang trombositnya. Jadi bilamana ada yang kekurangan itu maka sudah tersedia,” ujarnya.
Dicky memastikan RSUD Cibabat telah menunjukkan kesiapan yang memadai dalam menghadapi situasi seperti ini. Kesiapan ini telah diperhatikan oleh rumah sakit lain sebagai contoh yang baik.
“Bahkan dimintakan juga oleh rumah sakit lain sebagai contoh dan ini adalah bentuk kesiapan kita dalam menghadapi setiap hal hal yang seperti ini,” ujarnya.*




