SATUMEDIA.ID – Kelangkaan gas elpiji 12 kilogram di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai berdampak pada layanan publik. Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan operasional sementara sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa daerah ikut terganggu.
Penghentian layanan terjadi secara bertahap sejak 8 Mei 2026 dan meluas ke berbagai wilayah, mulai dari Kabupaten Manggarai, Timor Tengah Utara (TTU), Kota Kupang, Kabupaten Belu, hingga Kabupaten Sumba Barat.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Dadang Hendrayudha mengatakan, kelangkaan gas membuat sejumlah dapur layanan gizi tidak dapat menjalankan proses produksi makanan secara normal.
“SPPG berhenti operasional sementara disebabkan kelangkaan gas di beberapa wilayah Provinsi NTT. Penghentian berlangsung bertahap sejak 8 Mei 2026,” ujar Dadang dalam siaran pers dikutip Minggu (17/5/2026).
Menurut dia, penghentian operasional pertama kali terjadi di Kabupaten Manggarai pada 8 Mei 2026. Saat itu, sejumlah SPPG mengalami kesulitan memperoleh pasokan elpiji yang menjadi kebutuhan utama untuk memasak makanan bagi penerima manfaat program MBG.
Kondisi tersebut kemudian meluas pada 11-12 Mei 2026 ke sejumlah daerah lain di NTT, termasuk TTU, Kota Kupang, Belu, dan Sumba Barat. Akibatnya, layanan penyediaan makanan bergizi di beberapa titik belum dapat berjalan optimal.
Dadang menjelaskan, mayoritas SPPG di wilayah tersebut masih mengandalkan elpiji 12 kilogram untuk mendukung aktivitas produksi harian. Ketika distribusi gas tersendat, proses memasak pun ikut terganggu.
“Kelangkaan gas elpiji 12 kilogram memengaruhi operasional SPPG di lapangan sehingga beberapa layanan belum dapat berjalan normal sampai pasokan kembali tersedia,” katanya.
BGN kini terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat normalisasi distribusi gas. Pemerintah berharap pasokan elpiji segera kembali stabil agar operasional SPPG dan layanan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan normal kembali.*





